p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Cahaya Edukasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Platform X dalam Meningkatkan Literasi Digital Nada Maulidia; Maulidia, Nada
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v2i4.157

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap cara masyarakat memperoleh dan mengelola informasi, salah satunya melalui media sosial. Platform X (sebelumnya Twitter) menjadi salah satu media yang berperan besar dalam membentuk kemampuan literasi digital masyarakat karena karakteristiknya yang ringkas, interaktif, dan informatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran platform X dalam meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia melalui lima aspek utama, yaitu akses dan distribusi informasi, pengembangan literasi kritis, media pembelajaran, ruang etika digital, serta partisipasi sosial. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu dengan menelaah berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan artikel daring yang relevan dengan topik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform X berperan penting dalam mempercepat arus informasi, melatih kemampuan berpikir kritis pengguna, memperluas pembelajaran digital, menumbuhkan etika komunikasi di ruang maya, serta memperkuat partisipasi sosial melalui fitur-fitur seperti timeline, trending topic, reply, quote tweet, lists, spaces, dan hashtag. Kesimpulannya, platform X tidak hanya berfungsi sebagai media sosial, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran digital yang mendorong peningkatan literasi digital, kesadaran etis, serta partisipasi aktif masyarakat dalam kehidupan sosial di era digital.
Perbedaan Bahasa Laki-Laki dan Perempuan dalam Mengomentari Konten Perselingkuhan pada TikTok Akun @kuatbaca.official Nada Maulidia; Maulidia, Nada; Fitri, Agnia; Salsabilla, Aisha; Irvan, Andika Rizky; Santoso, Chelsy Rio
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v2i4.158

Abstract

Penelitian ini membahas perbedaan bahasa laki-laki dan perempuan dalam kolom komentar video bertema perselingkuhan di akun TikTok @kuatbaca.official. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi perbedaan gaya berbahasa berdasarkan tiga aspek yaitu diksi, gaya bahasa, dan kesantunan berbahasa. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek diksi, perempuan cenderung menggunakan kata yang emosional dan empatik, sedangkan laki-laki lebih lugas dan sarkastik. Pada aspek gaya bahasa, perempuan sering memakai gaya konotatif seperti metafora dan hiperbola, sedangkan laki-laki dominan dengan gaya denotatif yang menonjolkan rasionalitas. Dalam aspek kesantunan, perempuan umumnya sopan dan empatik, sementara laki-laki cenderung tegas namun menggurui. Secara keseluruhan, jenis kelamin memengaruhi gaya berbahasa di media sosial.