Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KONTRIBUSI PEMIKIRAN INKLUSIF NURCHOLISH MADJID TERHADAP KEBERAGAMAAN AGAMA DI INDONESIA M. Anang Sholikhudin; Lailatul Lutfiyah; M. Afifuddin
Journal Multicultural of Islamic Education Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Pascasarjana PAI Multikultural Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/k7rjhn69

Abstract

Nurcholish Madjid’s inclusive thought plays a crucial role in shaping a modern religious life that is open, tolerant, and appreciative of diversity. Through his ideas on substantial and contextual Islam, Madjid emphasizes that true faith should not be confined to exclusive symbols but manifested in universal human values. This study aims to analyze the relevance of Nurcholish Madjid’s inclusive ideas to modern religious life, particularly in strengthening interfaith tolerance and developing a moderate Islamic education. This research employs a library research method with a descriptive-analytical approach to Madjid’s works and ideas. The findings indicate that Madjid’s inclusive values—such as freedom of thought, respect for diversity, and humanistic principles—remain highly relevant in building a peaceful and harmonious religious society in the modern era.
Combating Radicalism Through Digital Literacy: Building Resilience At Al-Riyadh Cipanas Mustikasari, Wiwik; Priyanto; M. Afifuddin
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 5 No. 01 (2026): International Journal of Education, Vocational and Social Science( IJVESS)
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v5i01.2801

Abstract

Abstract In the era of asymmetric warfare, radicalization no longer develops through face-to-face interaction, but rather through digital propaganda that targets Generation Z by utilizing social media. Islamic boarding schools (pesantren), as traditional Islamic educational institutions, face a fundamental challenge: how to maintain a bastion of moderation when threats come from the digital space, which is difficult to control. This study aimed to analyze how Al Riyadh Cipanas Islamic Boarding School built student resilience through digital literacy as a counter-radicalization strategy. The study used a qualitative approach with an instrumental case study design, involving boarding school caregivers, teachers, and students. Data were collected through in-depth interviews and field observations. Thematic analysis identified three main dimensions: the integration of digital literacy based on Wasatiyah (Islamic moderation) values; the role of teachers as digital gatekeepers and mentors who built trust and guided students through dialogue; and halaqah (discussion circles) as a space for deconstructing digital narratives and developing critical thinking. These three dimensions formed a layered defense and prepared students as agents of digital moderation.
Analisis Kualitas Layanan (Service quality) dalam Membentuk Kepercayaan Anggota dan Keputusan Pengambilan Pembiayaan (Studi Di BMT Ar-Rahmah Jaya Mulia KC. Metro) Umi Suniatul Mahmudah; M. Afifuddin
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 9 No. 1 (2026): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2026.vol9(1).27473

Abstract

Baitul Maal wat Tamwil (BMT) memiliki peran strategis dalam menyediakan akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di tengah meningkatnya persaingan lembaga keuangan syariah, kualitas layanan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan anggota dan memengaruhi keputusan pengambilan pembiayaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan kualitas layanan serta keterkaitannya dengan pembentukan kepercayaan dan keputusan anggota dalam mengambil pembiayaan di BMT Ar-Rahmah Jaya Mulia KC Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala cabang, staf funding officer, dan dua anggota aktif. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan diterapkan melalui kemudahan, fleksibilitas, hubungan yang dekat dengan anggota, transparansi, serta kepatuhan terhadap standar operasional. Pada aspek funding, BMT menerapkan sistem jemput setoran, tanpa potongan saldo saat penarikan, dan tanpa batas minimal setoran yang memberatkan. Pada aspek lending, tersedia berbagai skema pembiayaan sesuai kebutuhan anggota dengan akad rahn berdasarkan prinsip syariah. Kualitas layanan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan anggota menciptakan pengalaman positif, memperkuat kepercayaan, serta mendorong keputusan pengambilan pembiayaan, termasuk pembiayaan ulang oleh anggota.