Elman Wira Selamat Lafau
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Pemimpin Kelurahan Tembung Dalam Meningkatkan Pelayananan Publik Kepada Masyarakat Mhd Fauzi Damanik; Angel Sinambela; Jihan Alzaazera; Elman Wira Selamat Lafau; Flores Tanjung
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12389

Abstract

Pelayanan publik merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan pemerintahan di tingkat kelurahan, yang bertujuan memberikan kemudahan, kecepatan, dan kualitas layanan kepada masyarakat. Pemimpin kelurahan sebagai ujung tombak pemerintahan daerah memiliki peran strategis dalam mengoptimalkan pelayanan publik agar dapat memenuhi harapan dan kebutuhan warga. Penelitian ini membahas peranan pemimpin Kelurahan Tembung dalam meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi, tindakan, serta pengaruh kepemimpinan kelurahan terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada warga. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemimpin keluruahan berperan penting dalam memperbaiki sistem pelayanan publik melalui komunikasi aktif, serta penerapan inovasi pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, kepemimpinan yang partisipatif dan transparan turut meningkatkan kepercayaan dan kepuasan warga dalam memperoleh layanan administrasi dan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa peran aktif pemimpin kelurahan menjadi faktor kunci dalam mendorong optimalisasi pelayanan publik yang berkualitas dan berorientasi pada masyarakat Implikasi dari temuan ini merekomendasikan penguatan kapasitas pemimpin kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan untuk mendukung pemerintahan yang lebih responsif dan inklusif.
PROSES ISLAMISASI DI NUSANTARA PADA ABAD KE-13 HINGGA KE-16: PERAN JALUR PERDAGANGAN, ULAMA, DAN INTERAKSI BUDAYA DALAM PENYEBARAN ISLAM Agnes Secilia Simamora; Ellina Sianturi; Elman Wira Selamat Lafau; Imanuel Suranta Sembiring; Pristi Suhendro Lukitoyo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43806

Abstract

The spread of Islam in the Indonesian archipelago was a gradual historical event influenced by numerous social, economic, and cultural factors. This study aims to examine the spread of Islam in the Indonesian archipelago from the 13th to the 16th century, focusing on trade routes, religious scholars, and cultural interactions in fostering the acceptance of Islamic teachings by the community. The method used in this research is a literature review, analyzing various historical sources, scientific journals, and writings relevant to this topic. The results indicate that international trade routes connecting the Indonesian archipelago with the Middle East, India, and China were one of the primary means by which Islam entered the archipelago, through Muslim traders. Furthermore, the role of religious scholars and religious figures in spreading the religion was crucial, introducing Islamic teachings through education, preaching, and the establishment of religious centers. Cultural interactions between local communities and Muslim immigrants also fostered acculturation, allowing Islamic teachings to be peacefully accepted by the Indonesian archipelago. Therefore, the spread of Islam in the Indonesian archipelago occurred not only through religious factors but was also influenced by the dynamics of trade, the preaching activities of religious scholars, and harmonious cultural interactions.