Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemanfaatan Media Sosial dalam Pembelajaran PAI: Tentang Internalisasi Nilai Keagamaan dan Akhlak Siswa: Penelitian Mujahid, Ahd.
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta relevansinya terhadap proses internalisasi nilai-nilai keagamaan dan akhlak siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi pustaka, penelitian ini mengkaji berbagai sumber tertulis seperti buku, artikel ilmiah, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen akademik yang relevan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil studi menunjukkan bahwa media sosial seperti YouTube, Instagram, dan WhatsApp dapat menjadi media yang efektif dalam menyampaikan materi PAI secara kontekstual dan menarik. Interaksi yang terbentuk antara guru dan siswa di media sosial turut memperkuat pemahaman siswa terhadap nilai-nilai keagamaan dan akhlak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial berperan penting dalam mendukung pembentukan karakter religius siswa, terutama jika dimanfaatkan secara terarah dan edukatif dalam konteks pembelajaran PAI.
Moderasi Beragama Dalam Kurikulum Pai: Analisis Konseptual Terhadap Tantangan Radikalisme Di Sekolah Menengah Abdul Rauf; Mujahid, Ahd.
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13824

Abstract

Radikalisme agama di kalangan pelajar menjadi isu serius dalam konteks pendidikan menengah di Indonesia. Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai bagian integral kurikulum memiliki peran strategis dalam membentuk karakter moderat, toleran, dan inklusif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual bagaimana moderasi beragama dapat diintegrasikan dalam kurikulum PAI sebagai upaya menghadapi tantangan radikalisme di sekolah menengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa moderasi beragama dapat diinternalisasikan melalui penguatan nilai wasathiyah, pembelajaran berbasis multikultural, serta pengembangan sikap toleransi dan anti-kekerasan. Tantangan yang dihadapi antara lain resistensi ideologis, pengaruh media sosial, serta keterbatasan kompetensi guru. Artikel ini merekomendasikan strategi penguatan kurikulum PAI berbasis moderasi beragama dengan melibatkan guru, sekolah, masyarakat, dan pemerintah secara kolaboratif.
MANAJEMEN ADAPTIF MADRASAH BERBASIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MERESPONS FLUKTUASI Mujahid, Ahd.; Rauf, Abdul
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i1.1504

Abstract

This study examines adaptive management practices in madrasahs grounded in Islamic educational values as a strategic response to policy, social, and institutional fluctuations. Madrasahs are increasingly required to demonstrate organizational adaptability in order to sustain educational quality amid dynamic regulatory changes, technological developments, and socio-cultural transformations. Employing a qualitative library research approach, this study analyzes relevant scholarly literature, policy documents, and classical as well as contemporary Islamic education sources to identify conceptual frameworks and adaptive strategies applicable to madrasah management. The findings indicate that adaptive madrasah management is characterized by flexibility in decision-making, participatory leadership, continuous organizational learning, and value-based governance rooted in Islamic principles such as amanah (trustworthiness), shura (consultation), ‘adl (justice), and ihsan (excellence). These values function not only as ethical foundations but also as strategic instruments that enhance institutional resilience and responsiveness to change. Furthermore, the integration of Islamic educational values into adaptive management enables madrasahs to balance modernization demands with their religious identity.
Dari Spiritualitas ke Praktik Pembelajaran: Spiritual Pedagogi dalam Pembelajaran PAI Mujahid, Ahd.
Journal of Islamic Education and Pedagogy Vol 3 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember (UAS Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jiep.v3i1.2857

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep spiritual pedagogy dalam konteks pendidikan Islam serta implikasinya terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen akademik yang relevan dengan pedagogi Islam dan pendidikan berbasis spiritualitas. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi (content analysis) secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa spiritual pedagogy dalam pendidikan Islam menekankan integrasi nilai-nilai spiritual ke dalam proses pedagogis, mencakup orientasi tujuan pembelajaran, peran pendidik, strategi pembelajaran, serta relasi edukatif antara guru dan peserta didik. Pendekatan ini memposisikan pembelajaran PAI tidak hanya sebagai proses transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan kesadaran spiritual dan akhlak peserta didik. Artikel ini menyimpulkan bahwa penerapan spiritual pedagogy memiliki implikasi pedagogis yang signifikan dalam memperkuat karakter, internalisasi nilai keislaman, dan pembelajaran PAI yang holistik, meskipun kajian ini bersifat konseptual dan memerlukan penguatan melalui penelitian empiris pada konteks pendidikan yang beragam.