Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Pendekatan Behavioristik pada Proses Belajar Bahasa Arab Ayu Nabilla Syaputri; Nova Fitri Ananda; M. Fiqih Dwi Firmansyah; M. Yunus Abu Bakar
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Nusantara
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v2i6.7121

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali pemahaman tentang penerapan Madzhab Teori Belajar Behavioristik dalam kegiatan pembelajaran bahasa arab. Kajian ini dilakukan dengan menelaah berbagai buku dan artikel ilmiah untuk meghasilkan rumusan penelitian yang lebih menyeluruh. Dalam kehidupan sehari-hari, memperoleh pengetahuan merupakan kebutuhan manusia. Di dunia pendidikan terdapat beragam teori yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang perolehan pengetahuan, salah satunya teori belajar behavioristik. Oleh karena itu, penelitian ini menitikberatkan pada implementasi teori tersebut dalam praktik pembelajaran agar dapat dipahami dan diterapkan dengan tepat. Dengan mengkaji secara mendalam pokok-pokok pemikiran, tokoh, perkembangan, serta uji coba yang berkaitan dengan teori behavioristik, diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pembelajaran bahasa arab.
Mengurai Peran Bahasa Arab sebagai Mesin Penggerak Pembelajaran Ayu Nabilla Syaputri; Ayu Ardila; M. Yunus Abu Bakar
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7262

Abstract

Bahasa Arab memiliki peran sentral sebagai motor penggerak dalam pembelajaran, terutama dalam pendidikan islam dan pengembangan ilmu pengetahuan. Bahasa ini merupakan media utama yang tidak terpisahkan dari Al-Qur’an, yang menjadi sumber nilai, moral, dan sistem perilaku umat islam. Keunggulan Bahasa Arab terletak pada kemampuannya membentuk pola pikir unik sera memperkuat keterampilan komunikatif dan berpikir krtitis peserta didik. Pembelajaran Bahasa Arab menghadapi tantangan kompleksitas struktur bahasa dan metode pengajaran yang konvensional dan monoton. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang efektif dan adaptif, seperti metode quantum learning. Metode ini menggabungkan aktivitas kinestetik, visualisasi, bercerita, dan pengalaman pribadi yang menyenangkan dan interaktif, sehingga mampu meningkatkan motivasi, penguasaan kosakata, dan hasil belajar peserta didik. Dengan mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, metode quantum learning menjadikan Bahasa arab sebagai mesin penggerak pembelajaran yang efektif dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas yang tidak hanya menguasai bahasa tetapi juga memahami nilai keagamaan dan budaya secara mendalam dan menyuluruh, pendekatan ini meningkatkan kemampuan bahasa sekaligus memperdalam pemahaman budaya dan agama peserta didik secara holistik.
Eksistensi dan Implementasi Madzhab Behavioristik dalam Pembelajaran Bahasa Arab Ahmad Azhar Alauddin; Ayu Nabilla Syaputri; Dian Fatmawati; M. Yunus Abu Bakar
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.9842

Abstract

penelitian ini mengulas teori belajar behavioristik dalam kajian psikologi pendidikan. Fokus pembahasan meliputi definisi, gagasan utama, tokoh-tokoh penting, perkembangan, serta bukti eksperimen yang mendasarinya. Dalam perspektif behavioristik, proses belajar ditandai oleh perubahan perilaku yang tampak sebagai akibat interaksi antara rangsangan (stimulus) dan tanggapan (respons), yang diperkuat melalui pemberian penguatan. Sejumlah tokoh seperti John B. Watson, Edward L. Thorndike, Ivan Pavlov, B.F. Skinner, dan Clark L. Hull berperan besar melalui penelitian yang menunjukkan bahwa perilaku dapat dibentuk melalui pengalaman dan proses pengondisian. Dalam praktik pendidikan, teori ini banyak dimanfaatkan untuk membentuk kebiasaan belajar dan mengatur kegiatan kelas. Walaupun mendapat kritik karena kurang memperhatikan aspek kognitif, behaviorisme tetap berkontribusi penting dalam perkembangan teori belajar hingga saat ini.