Ibrahim Muthawali , Dede
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : chemical engineering journal storage cejs

Pembuatan Bioetanol Dari Kulit Nanas Dengan Metode Hidrolisis Dan Fermentasi Dengan Menggunakan Saccharomyces Cerevisiae Andara, Silvia; ZA, Nasrul; Kamar, Iqbal; Jalaluddin, Jalaluddin; Fibarzi, Wiza Ulfa; Ibrahim Muthawali , Dede
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.21332

Abstract

Cairan yang disebut bioetanol diproduksi ketika mikroorganisme membantu fermentasi karbohidrat (pati). Dengan bantuan aktivasi ragi, bioetanol dapat dibuat dari tanaman yang mengandung banyak komponen selulosa dan pati. Memanfaatkan limbah kulit nanas yang dibuang di masyarakat, terutama dari penjualan buah potong, merupakan tujuan penelitian ini. Dengan fluktuasi suhu 60°C, 80°C, dan 100°C untuk hidrolisis dan periode fermentasi selama lima hari, metodologi penelitian menggunakan hidrolisis, fermentasi, dan distilasi. Berdasarkan hasil penelitian, yield tertinggi diperoleh pada suhu hidrolisis 100°C dengan massa ragi 12 gram sebesar 4,7439%, densitas terbaik diperoleh pada suhu hidrolisis 80°C dengan massa ragi 12 gram sebesar 0,8112 gr/ml, dan kadar bioetanol tertinggi diperoleh pada suhu hidrolisis 100°C dengan massa ragi 12 gram sebesar 11,2794%. Panjang massa ragi dan jumlah glukosa yang dihasilkan mempengaruhi besar kecilnya kadar. Nilai densitas bioetanol yang dihasilkan memenuhi Standar Nasional Indonesia. Dengan yield dan densitas masing-masing sebesar 4,7439%, 0,8112 gram/ml, dan 11,2794%, uji GC-MS menunjukkan adanya komponen etanol pada sampel uji, khususnya pada suhu operasi 80°C dan massa ragi 12 gram. 
Pemodelan Proses Pemurnian Sour Gas dengan Absorpsi Campuran Amina pada Gas Sweetening Plant Menggunakan Aspen Hysys V14 Suryaa, Marsel; Z.A, Nasrul; Ginting, Zainuddin; bahri, Syamsul; Kamar, Iqbal; Ibrahim Muthawali , Dede
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.21272

Abstract

Pemurnian gas alam kotor (sour gas) yang mengandung H2S dan CO2 merupakan proses krusial dalam industri energi untuk mengurangi kontaminan yang dapat menyebabkan korosi dan menurunkan nilai kalor gas. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh pencampuran Metildietanolamina (MDEA) dengan Monoetanolamina (MEA) dan Dietanolamina (DEA) pada proses pemurnian gas alam menggunakan perangkat lunak simulasi Aspen HYSYS V14. Variasi kombinasi campuran amina ini dievaluasi untuk menentukan efisiensi penyerapan H2S dan CO2. Pengujian dilakukan dengan membandingkan campuran MDEA- MEA dan MDEA-DEA dalam kondisi operasi tertentu, yaitu pada suhu dan tekanan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi solvent berpengaruh signifikan terhadap performa sistem, dengan peningkatan efisiensi penyerapan H2S dan CO2, penyerapan H2S dan CO2 optimal Pada suhu 30„ƒ Tekanan 350 psig dan pada laju alir solvent 1200 kgmol/h, penurunan energi regenerasi, serta penurunan korosi pada peralatan. Kesimpulannya, kombinasi solvent MDEA dengan MEA dan DEA memiliki potensi untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi proses pemurnian gas alam. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teknologi pemurnian gas alam yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.