Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN BUAH NAGA MENJADI KERIPIK YANG SEHAT DAN BERKHASIAT Andreani, Kiki; Salaming, Nadillah; Andini, Faula; Putriami Supardi, Musdalifah; Izza, Nurul; Rahma, Ainul; Rizkiyah Hasbi, Andi; Sapar, Sapar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2541-2547

Abstract

Pemanfaatan buah naga menjadi keripik yang sehat dan berkhasiat. Tujuan program kreativitas mahasiswa-kewirausahaan (PKM-K) adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengelolah buah naga menjadi keripik yang bernilai jual. Gizi yang terkandung dalam buah naga adalah fosfor, kalsium, karbohidrat, ptotein dan mineral. Buah ini juga banyak mengandung vitamin seperti vitamin c, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin B12. Kadar air yang terdapat dalam buah naga mencapai 90,20%. Kadar air yang tinggi terdapat dalam buah naga sehingga mudah terjadi kerusakan atau busuk oleh para mekanis, kimia ataupun biologi. Untuk memperpanjang masa simpanan dari buah tersebut, perlu dilakukan penanganan yang tepat. Pengolahan merupakan cara untuk meningkatkan umur simpan buah. Pengolahan akan meningkatkan penganekaragaman pangan serta mengurangi kehilangan hasil panen. Salah satu produk olahan dari bahan baku buah naga yaitu keripik buah naga. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil program ini adalah input, melakukan survei pasar untuk mengetahui kondisi pasar. Selanjutnya adalah studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan. Tahap terakhir adalah pemilihan bahan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi.
Influence of Financial Literacy and Financial Inclusion on Millennials’ Investment Decisions in North Luwu Capital Market Andini, Faula; jasman, jumawan; Dewintari, Putri
BIMA Journal (Business, Management, & Accounting Journal) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/bima.6.2.1087-1098

Abstract

Purpose: This study aims to examine the influence of financial literacy and financial inclusion on millennials’ investment decisions in the North Luwu capital market. Methodology: A quantitative approach was applied using a structured questionnaire distributed to 83 respondents selected through Slovin’s formula. The data were analyzed using multiple linear regression via SPSS software. Results: Both financial literacy (β = 0.471, p < .001) and financial inclusion (β = 0.256, p < .001) significantly and positively influence millennials’ investment decisions. The adjusted R² value of 0.646 indicates that 64.6% of the variance in investment decisions is explained by the two predictors. Findings: Financial literacy has a more dominant effect than financial inclusion, emphasizing the importance of financial understanding in making rational investment decisions. Novelty: This study addresses a geographic gap by focusing on millennials in a semi-peripheral region (North Luwu), where empirical data on investment behavior are still scarce. Originality: The study offers an integrative framework by employing the Theory of Planned Behavior (TPB) to connect financial literacy and inclusion with investment decision-making, a combination rarely explored in previous literature. Conclusion: Improving both financial literacy and financial inclusion concurrently is essential to fostering smarter, more inclusive investment behaviors among millennials, particularly in underrepresented regions. Type of Paper: Empirical Research Paper.