Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perspektif Islam terhadap Konsep Multikulturalisme di Indonesia Angkin Dayu Safitri; Riza Maysharoh; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i1.6193

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana perspektif Islam memberikan fondasi normatif dan etis bagi penguatan multikulturalisme di Indonesia, yang secara empiris ditandai oleh meningkatnya gesekan identitas, polarisasi sosial, serta penyempitan ruang dialog antar kelompok. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis ajaran Islam yang relevan dengan prinsip multikulturalisme serta menelaah bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia yang majemuk. Menggunakan kajian pustaka terhadap literatur primer dan mutakhir, penelitian ini menemukan bahwa konsep rahmatan lil ‘alamin, prinsip keadilan (al-‘adl), toleransi (tasamuh), dan pengakuan terhadap keragaman (ikhtilaf) menjadi landasan penting dalam membangun multikulturalisme yang inklusif. Hasil telaah menunjukkan bahwa perspektif Islam tidak hanya kompatibel dengan multikulturalisme, tetapi juga mampu memperkuat kohesi sosial melalui pendidikan karakter, moderasi beragama, dan rekonstruksi wacana keberagaman di ruang publik. Meskipun demikian, penelitian ini juga menegaskan bahwa implementasi nilai multikultural dalam masyarakat Muslim masih menghadapi tantangan berupa konservatisme tekstual, bias sosial, dan minimnya internalisasi nilai toleransi di tingkat akar rumput. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan multikulturalisme berbasis nilai Islam dapat menjadi strategi integral dalam menjaga persatuan bangsa serta mendorong rekonsiliasi sosial pada konteks kebinekaan Indonesia.
Belajar Islam dari Wayang: Perspektif Generasi Muda Pecinta Wayang Tutur lanang Sutrisno; Riza Maysharoh; Nur Maulidina Zahrotul Afiyah; Vava Imam Agus Faisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6697

Abstract

Wayang sebagai warisan budaya nusantara tidak hanya hadir sebagai seni pertunjukan, tetapi juga sarana penyampaian nilai moral, spiritual, dan sosial. Dalam dinamika Islam di Indonesia, wayang digunakan sebagai dakwah kultural yang lentur dan dialogis, meski di era modern dengan arus globalisasi dan dominasi media digital posisinya kerap dianggap menjauh dari generasi muda. Artikel ini menelaah pemaknaan generasi muda pecinta wayang terhadap nilai-nilai Islam dalam cerita pewayangan serta relevansinya bagi kehidupan mereka, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dan penguatan studi pustaka ilmiah lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) wayang dipahami sebagai narasi kehidupan yang menyediakan ruang refleksi keislaman secara kontekstual, 2) nilai akhlak, amanah, pengendalian diri, kebijaksanaan sosial, dan sikap moderat dipelajari melalui tokoh serta konflik cerita yang dekat dengan realitas manusia, 3) cara penyampaian nilai dalam wayang dinilai selaras dengan Islam Nusantara karena berwatak inklusif dan tidak konfrontatif. Walau menghadapi perubahan selera hiburan dan pola konsumsi budaya, wayang tetap potensial sebagai media pembelajaran nilai Islam jika dikembangkan secara kritis dan adaptif, terutama untuk memperkuat kesadaran keislaman generasi muda yang berakar pada konteks sosial-budaya lokal.