Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Nilai Agama dan Budaya Seni di Desa Kemejing, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo Muhammad Rafi Firnanda; M. Robiuzzainis Shofa; Vava Imam Agus Faisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6902

Abstract

Integrasi nilai agama dan budaya seni di masyarakat pedesaan kerap menghadapi tantangan berupa anggapan bahwa praktik seni tradisional bertentangan dengan ajaran agama, sebagaimana ditemukan secara empiris di Desa Kemejing, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk integrasi nilai agama dan budaya seni, peran tokoh masyarakat dalam proses integrasi tersebut, serta implikasinya terhadap kehidupan sosial-keagamaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi tokoh agama, pelaku seni, dan masyarakat desa yang dipilih secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai agama dan budaya seni di Desa Kemejing terwujud melalui internalisasi nilai-nilai religius dalam praktik seni tradisional, seperti pesan moral, etika Islami, dan fungsi dakwah kultural. Integrasi ini tidak hanya memperkuat identitas budaya lokal, tetapi juga meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap seni sebagai media pendidikan keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan kultural-religius mampu menjadi solusi kontekstual dalam menjaga harmonisasi agama dan budaya, serta berimplikasi pada penguatan kohesi sosial dan keberlanjutan seni tradisional di masyarakat pedesaan.
Peningkatan Visibilitas dan Keselamatan Pengguna Jalan melalui Pemasangan Reflektor Jalan dan Penerangan Jalan Umum Berbasis Sensor Photocell di Desa Kemejing Sefiyuchanna Sefiyuchanna; Nur Baiti Jannati; Tyastiana Tyastiana; Dina Lutfa Azizi; Gian Adfad; Intan Ramadhany; Khofifah Nur Hasanah; Krisna Dwi Hartanto; Muhammad Miftakhus Salam; Muhammad Rafi Firnanda; Ni'matul Holisoh; Rifig Al Wafaa; Riza Maysharoh; Sylvia Wulandari; Tiya Feza Qarina; Yuangga Ilham Akbar
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 4 No. 1 (2026): Februari: ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v4i1.1859

Abstract

Kemejing Village is geographically hilly with winding roads and minimal lighting, reducing visibility and potentially compromising the safety and security of road users, especially at night. This community service activity aims to improve visibility and safety for road users in Kemejing Village, Loano District, Purworejo Regency, by installing road reflectors and street lighting (PJU) using photocell sensors. The method used was community empowerment based on field actions, which included observation, planning, implementation, and evaluation, involving students, village officials, and the community. The results of this activity showed that the road reflectors and PJU using photocell sensors successfully improved visibility at night, provided automatic and energy-efficient lighting, and made road users feel safer and more comfortable. This activity provided positive benefits to the community and helped build village infrastructure that can continue to develop in line with the Sustainable Development Goals (SDGs).