Ah. Fathoni
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hak-Hak Istri Pasca Penceraian dalam Sistem Hukum Islam, Sistem Hukum Anglo Saxon, dan Sistem Hukum Erofa Kortinentel Fu’ad, Asep; Ah. Fathoni; Rasyid, Fauzan Ali
Dialog Legal: Jurnal Syariah, Jurisprudensi dan Tata Negara Vol. 1 No. 3 (2025): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Wal Aqidah Ash-Shofa Manonjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64367/dialoglegal.v1i3.70

Abstract

The rising trend of divorce has brought significant attention to the protection of women’s rights after marital dissolution. This study explores and compares how Islamic Law, Anglo-Saxon Law, and Continental European Law regulate post-divorce rights such as maintenance during ‘iddah, mut’ah compensation, joint property division, and child custody. Employing a normative-juridical and comparative approach through library research, the study examines primary and secondary legal sources. The findings reveal that Islamic Law emphasizes spiritual and social justice grounded in maqāṣid al-sharī’ah; the Anglo-Saxon system relies on judicial discretion to adapt to individual circumstances; while the Continental European system focuses on legal certainty through codified statutes. Each system presents unique strengths and challenges in ensuring protection for divorced women, particularly in addressing patriarchal practices, legal access disparities, and emotional needs. The study advocates for an interdisciplinary and integrative approach that synthesizes the strengths of all three systems to foster a more equitable, gender-sensitive, and contextually relevant legal framework for post-divorce women’s rights.
Perkawinan dan Kewarisan di Negara Malaysia Lestari, Elly; Ah. Fathoni; Fauzan Ali
Dialog Legal: Jurnal Syariah, Jurisprudensi dan Tata Negara Vol. 1 No. 3 (2025): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Wal Aqidah Ash-Shofa Manonjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaysia adalah sebuah negara federasi yang terdiri dari 13 negara bagian dan 3 wilayah persekutuan di Asia tenggara dengan luas 329.847 km persegi dan Ibukotanya adalah Kuala Lumpur, sedangkan Putrajaya menjadi pusat pemerintahan persekutuan. Jumlah penduduk negara ini melebihi 27 juta jiwa. Negara ini dipisahkan ke dalam dua kawasan Malaysia Barat dan Malaysia Timur oleh Kepulauan Natuna, wilayah Indonesia di Laut Cina Selatan. Malaysia berbatasan dengan Thailand, Indonesia, Singapura, Brunei, dan Filipina. Negara ini terletak di dekat khatulistiwa dan beriklim tropika. Kepala Negara Malysia adalah yang di-Pertuan Agong (raja) dan pemerintahannya dikepalai oleh seorang Perdana Menteri.