p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Cahaya Edukasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Abreviasi dalam Ulasan Fesyen di TikTok Shop: Kajian Morfologi Vauqanuri, Zaskya Maulidina
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v2i4.172

Abstract

Penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk abreviasi yang digunakan dalam ulasan produk fesyen pada aplikasi TikTok Shop. Fokus penelitian terletak pada identifikasi jenis abreviasi serta morfologis yang melatarbelakangi pembentukannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Data diperoleh dari teks ulasan pada delapan video TikTok Shop bidang fesyen yang dipilih berdasarkan kriteria mengandung bentuk abreviasi. Sebanyak empat puluh data abreviasi berhasil dihimpun dan diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis, yaitu penggalan, reduksi fonologis, singkatan, clipping, dan kontraksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggalan dan reduksi fonologis merupakan bentuk yang paling dominan digunakan pengguna dalam komunikasi digital, sedangkan singkatan, kontraksi, dan bentuk abreviasi lainnya muncul dalam jumlah yang lebih sedikit. Pola ini menunjukkan bahwa pengguna TikTok Shop lebih memilih bentuk pemendekan yang ringkas, mudah diproduksi, dan tetap mudah di pahami. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai dinamika perkembangan bahasa Indonesia kontemporer dalam konteks komunikasi digital, khususnya pada interaksi jual beli di media sosial.
Analisis Campur Kode dalam Takarir Video Berjualan Baju di “TikTok Shop”: Kajian Sosiolinguistik Khoirul Ab’ror, Rizky; Nur Rahmi, Maitsa; Sulistia, Sulistia; Darianto, Darianto; Vauqanuri, Zaskya Maulidina
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v2i4.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode serta fungsinya dalam takarir (caption) video berjualan di bulan November 2025 dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari sepuluh takarir video penjual pakaian yang diambil langsung dari aplikasi Tiktok Shop, kemudian dianalisis berdasarkan kategori bentuk campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh data takarir mengandung campur kode yang didominasi oleh penyisipan kata dan frasa bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Bnetuk campur kode yang ditemukan meliputi penyisipan kata seperti cute, timeless, dan cuttingan, serta penyisipan frasa seperti best seller, date outfit, new arrival, dan worth it. Penggunaaan campur kode tersebut berfungsi untuk menarik perhatian konsumen, membangun kedekatan dengan audiens muda, menciptakan kesan modern, serta memperkuat pesan persuasif dalam promosi produk. Selain itu, pemilihan unsur bahasa Inggris mencerminkan strategi komunikasi penjual untuk menyesuaikan gaya bahasa dengan karakteristik pengguna tiktok yang cenderung bilingual dan mengikuti tren global. Temuan ini menunjukkan bahwa campur kode dalam takarir tiktok shop bukan sekedar variasi linguistik, tetapi strategi komunikasi digital yang memiiki fungsi pragmatis dan sosial dalam konteks pemasaran daring. 
Pengaruh Emosi terhadap Pilihan Kata dalam Komunikasi Mahasiswa PBSI Angkatan 2024 Kelas A-2 Ramadhani, Tasya; Alimah , Noor; Vauqanuri, Zaskya Maulidina
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v2i4.197

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh emosi terhadap pilihan kata dalam komunikasi mahasiswa PBSI Angkatan 2024 Kelas A-2 setelah menonton stimulus berupa video pendek. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data tiga kata yang diungkapkan setiap responden sebagai representasi emosi spontan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emosi berperan signifikan dalam pemilihan leksikon, terlihat dari kemunculan kata berkonotasi positif seperti bangga, kagum, dan senang, serta kata bermuatan reflektif seperti sedih, terharu, dan kerinduan. Pilihan kata tersebut mencermikan valensi dan intensitas emosi yang dialami mahasiswa, serta menunjukkan bahwa keadaan emosional memengaruhi ekspresi verbal secara langsung. Temuan ini menguatkan bahwa proses emosional memiliki keterkaitan erat dengan produksi bahasa dalam kajian psikolinguistik.