Putra, Firsta Pramudita Utomo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Behaviorist-Based Cooperative Learning as a Strategy to Enhance Islamic Education Performance: Evidence from Fifth-Grade Students Putra, Firsta Pramudita Utomo; Arjiman
Nizham Jurnal Studi Keislaman Vol 13 No 02 (2025): Nizham: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/nizham.v13i02.11721

Abstract

This study aims to analyze the application of behaviorist learning theory through the cooperative learning model in improving Islamic Education (PAI) learning outcomes for fifth-grade elementary school students. The background of this research is the low student participation and achievement in PAI lessons. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results show that the implementation of cooperative learning based on behaviorist principles such as reinforcement and punishment can improve students’ learning motivation, engagement, and academic achievement. These findings highlight the importance of integrating learning theory with cooperative strategies in the teaching of PAI at the elementary level.
Dampak Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas terhadap Pembentukan Karakter Siswa MA Kalifa Nusantara di Bali Ahlul Aflakha; Putra, Firsta Pramudita Utomo
Widya Balina Vol. 10 No. 2 (2025): Widya Balina - Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v10i2.897

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas dalam pembentukan karakter siswa, khususnya toleransi, tanggung jawab sosial, dan kemandirian, di Madrasah Aliyah (MA) Kalifa Nusantara, sebuah institusi Islam yang beroperasi di tengah mayoritas Hindu Bali. Masalah utamanya adalah kebutuhan lembaga minoritas menyeimbangkan penanaman nilai-nilai keagamaan dengan adaptasi kultural untuk menciptakan individu yang kokoh identitasnya namun partisipatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal (single case study) di MA Kalifa Nusantara, dengan pengumpulan data melalui triangulasi sumber. Hasil utama menunjukkan Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas berhasil mengintegrasikan filosofi Islam dengan kearifan lokal Bali (Tri Hita Karana dan menyama braya) melalui kurikulum formal, kokurikuler, dan budaya sekolah. Implementasi ini sukses mentransformasi toleransi pasif menjadi toleransi aktif dan partisipatif. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan pemahaman kognitif siswa terhadap budaya mayoritas dan partisipasi aktif dalam kegiatan komunitas non-agama (Pengabdian Kontekstual). Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas juga efektif menumbuhkan tanggung jawab sosial dan kemandirian yang selaras dengan prinsip Tri Kon Ki Hajar Dewantara. Simpulannya, model "integrasi kontekstual minoritas-sentris" ini merupakan strategi kurikulum yang sangat efektif. Model ini memperkuat karakter adaptif siswa tanpa melemahkan identitas religius mereka dan menghasilkan agen toleransi aktif. Implikasi penelitian ini menyarankan Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas MA Kalifa Nusantara dapat dijadikan model percontohan (blueprint) bagi lembaga minoritas lain di Indonesia untuk mendorong partisipasi aktif dalam komunitas lokal.