Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Penggunaan Alat-Alat Keselamatan Pada Nelayan Sebagai Usaha Penyelamatan Diri Dari Tabrakan dan Kapal Tenggelam di Daerah Pesisir Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Danilwan, Yuris; Sutria, Yuna; Ginting, Suratni; Dirhamsyah, Dirhamsyah; Taruna, Taruna; Said, Aja Avriana; Fransiska, Eka; Delina, Meriah Kita; Sari.S, Nurmalia; Ridho, Syarifur; Rinaldi, Fahmi; Rezeki, Roma; Ritonga, Nursyahrul
Civic Action Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Artikel Pengabdian
Publisher : SORATEKNO PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/civicaction.v1i2.161

Abstract

Perikanan dan kelautan menjadi salah satu sektor andalan di kawasan pesisir Utara Pantai Labu kabupaten Deli Serdang, karena dikelilingi perairan yang luas sehingga perikanan memiliki peranan penting dalam penyediaan bahan pangan, dan kesempatan kerja. Dari penangkapan Ikan yang didapat para nelayan dapat menjual ke pasar dan juga dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Pekerjaan sebagai nelayan adalah pekerjaan yang sulit dan dapat mempertaruhkan nyawa para nelayan setempat. Maka  perlu adanya Pengabdian kepada Masyarakat (PkM),tentang sosialisasi penggunaan alat-alat keselamatan untuk para nelayan. Berdasarkan hasil observasi dan interview yang dilakukan tim dosen Politeknik Adiguna maritim Indonesia (Poltek Ami) Medan terhadap masyarakat di daerah pesisir pantai labu, yang teletak di pesisir Utara kabupaten Deli Serdang bahwa kemampuan untuk berlayar yang dimiliki para nelayan ataupun nakhoda kapal-kapal penyeberangan dari pulau ke pulau diperoleh secara turun – temurun dari orang tuanya, pekerjaan menetap ayahnya sebagai nelayan dan juga sebagai pengangkut penumpang penyeberangan dari pulau ke pulau sebagai transfortasi laut  yang selalu melibatkan anaknya dalam berlayar baik mencari ikan maupun mengantar penumpang dari pulau ke pulau. Sehingga perlu di adakan sosialisasi mengenai alat- alat keselamatan , agar nelayan penangkap ikan dapat menjaga keselamatannya dan dapat terus melanjutkan pekerjaan mereka untuk memperjuangkan kebutuhan keluarga.