Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Adaptif Guru PAI dalam Mengintegrasikan Kearifan Lokal SDN 1 Bowongso Najichah, Fatichatun; Muliana, Nabila Putri; Hasanah, Khofifah Nur; Amanah, Nuriyatul; Khasanah, Tri Vina
Elementica Vol 2 No 02 (2025): ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Takengon Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dinamika penerapan kearifan lokal dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 1 Bowongso. Masalah utama yang diangkat adalah belum terintegrasinya nilai-nilai budaya lokal dalam kegiatan belajar mengajar karena resistensi masyarakat terhadap praktik budaya yang dianggap bertentangan dengan nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada guru PAI dan siswa kelas IV. Hasil menunjukkan bahwa para guru, termasuk Bapak Burhanudin, memahami pentingnya kearifan lokal dan berupaya mengadaptasi bentuk budaya yang sesuai, seperti tilawah, khitobah, dan rebana. Namun, sebagian besar siswa belum mengenal budaya khas Wonosobo seperti tarian lengger. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi budaya lokal dengan pengetahuan siswa. Dampak dari penelitian ini memperlihatkan pentingnya pendekatan adaptif untuk mengintegrasikan nilai budaya dalam pendidikan agama dengan tetap mempertimbangkan sensitivitas masyarakat. Kesimpulannya, integrasi kearifan lokal memerlukan strategi kolaboratif antara sekolah dan masyarakat guna membangun pendidikan yang kontekstual dan berakar pada identitas lokal.
The role of multi-stakeholders in the preservation of the Javanese language: Synergy between pawiyatan permadani, universities, and the regency government Hidayat, Muhtar Sofwan; Firdaus, Firdaus; Najichah, Fatichatun; Ariyani, Mila
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v9i1.1489

Abstract

This study aims to (1) describe the multi-sector contribution to efforts to preserve the Javanese language in Wonosobo Regency, (2) identify inhibiting and supporting factors, and (3) describe strategies to increase the use of Javanese among the younger generation. This research method employs a qualitative approach, utilizing a case study design. Data collection through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies. The research location is Wonosobo Regency, with respondents from the Permadani Pawiyatan Institute, the Tourism Office, and UNSIQ. Data were analyzed using thematic analysis with the help of the NVivo application. This study shows that the preservation of the Javanese language in Wonosobo is the result of a multi-sector collaboration. Permadani plays a role in both the practical and cultural aspects. The local government provides regulatory support and resources, while UNSIQ strengthens the academic aspect. Inhibiting factors: the lack of binding regulations, low motivation of the younger generation, and the dominance of the Indonesian language. Supporting factors: the commitment of related institutions, local policy support, and the role of higher education. The synergy of the three sectors is expected to ensure that the Javanese language remains a proud part of the younger generation’s identity in Wonosobo.