Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFFECTIVENESS OF AROMATHERAPY MASSAGE AND PELVIC ROCKING EXERCISE ON ANXIETY, LOWER BACK PAIN, AND SLEEP QUALITY Marzalena, Reka; Nurul, Melyana; Yosephin, Betty
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v17i2.2855

Abstract

Keluhan yang paling sering muncul pada trimester akhir kehamilan adalah rasa cemas, nyeri pinggang bawah, dan sulit tidur sehingga mengganggu rutinitas sehari-hari. Metode nonfarmakologi berupa pijat aromaterapi dan latihan goyang panggul merupakan metode yang membantu mengurangi rasa cemas, nyeri pinggang bawah dan mengatasi sulit tidur pada ibu hamil trimester ketiga. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan rancangan pretest and posttest controlled group design. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, sebanyak 32 ibu hamil pada kelompok pijat aromaterapi dan 32 ibu hamil pada kelompok latihan goyang panggul, sehingga total sampel sebanyak 64 ibu hamil. Uji analisis menggunakan uji Mc Nemar dan uji Wilcoxon. Kriteria inklusi meliputi ibu hamil trimester ketiga dengan usia kehamilan ≥ 35 minggu, berusia antara 20-35 tahun. Sedangkan kriteria eksklusi adalah ibu hamil trimester III yang memiliki penyakit penyerta seperti radang sistemik, skiatika, kelainan ginekologi, kardiovaskular, tumor, osteoporosis, atau pernah mengalami patah tulang belakang. Terdapat pengaruh pijat aromaterapi dan latihan goyang panggul terhadap kecemasan, nyeri pinggang bawah dan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III. Pijat aromaterapi lebih efektif dibandingkan latihan goyang panggul dalam menurunkan kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur, dengan nilai p masing-masing sebesar 0,042 dan 0,013. Keduanya sama-sama efektif dalam menurunkan nyeri pinggang bawah (nilai p= 0,479), dan terbukti berpengaruh terhadap keluhan trimester III pada ibu hamil.