Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH INFLASI DAN KURS TERHADAP TINGKAT PERSENTASE PENDUDUK MISKIN MELALUI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI SUMATERA UTARA TAHUN 2001-2024 Nathania Christy Sembiring; Joko Suharianto; Ian Josepan Saragih; Hottarida Sinaga
El-Iqthisadi Vol 7 No 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/el-iqthisady.v7i2.62194

Abstract

Abstrak Studi ini menggunakan IPM sebagai variabel mediasi untuk mengkaji pengaruh inflasi dan nilai tukar terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara. Data deret waktu BPS 2001–2024 digunakan. Baik efek langsung maupun tidak langsung antara variabel ditemukan menggunakan analisis jalur. Temuan menunjukkan bahwa nilai tukar dan inflasi memiliki dampak besar pada IPM. Meskipun demikian, nilai tukar dan IPM memiliki dampak besar pada tingkat kemiskinan, sedangkan inflasi memiliki dampak langsung yang dapat diabaikan. IPM, nilai tukar, dan inflasi semuanya memiliki dampak besar pada tingkat kemiskinan Sumatera Utara pada saat yang bersamaan. Hasil ini memvalidasi bahwa hubungan antara kemiskinan dan variabel makroekonomi sebagian dimediasi oleh IPM. Oleh karena itu, untuk mengurangi kemiskinan dan mendorong pembangunan manusia di Sumatera Utara, pemerintah disarankan untuk menegakkan stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, perawatan kesehatan, dan pendidikan. Kata kunci: Inflasi, Kurs, Indeks Pembangunan Manusia, Kemiskinan   Abstract This study aims to analyze the effect of inflation and exchange rate on the percentage of poor population in North Sumatra Province through the Human Development Index (HDI) as a mediating variable. The data used are time series data from 2001 to 2024 obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS). The analytical method employed is path analysis, which examines both direct and indirect effects among variables. The results show that inflation and exchange rate significantly affect the HDI. However, the direct effect of inflation on poverty is not significant, while the exchange rate and HDI have a significant impact on poverty levels. Simultaneously, inflation, exchange rate, and HDI significantly influence the poverty rate in North Sumatra. These findings indicate that HDI acts as a partial mediating variable between macroeconomic variables and poverty. Therefore, the government should maintain economic stability and improve the quality of education, health, and community welfare to reduce poverty and strengthen human development in North Sumatra. Keywords: Inflation, Exchange Rate, Human Development Index, Poverty.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA MUTIARA LAUNDRY DITINJAU DARI ASPEK PASAR, TEKNIS, KEUANGAN, MANAJEMEN DAN SUMBER DAYA MANUSIA Mutia Annisa; Agnes Monica Sianipar; Enjel Widia Sari Gea; Nakita; Respa Mellia Sirait; Hottarida Sinaga; Nasrullah Hidayat
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha pada Mutiara Laundry,sebuah laundry modern dengan konsep self-service. Penelitian ini menggunakan metodemixed methods dan pendekatan deskriptif dengan menilai aspek pasar, teknis,manajemen, SDM, dan finansial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh aspeknon-finansial berada dalam kondisi layak, didukung lokasi strategis, fasilitas memadai,tata ruang rapi, serta pengelolaan operasional yang efektif. Secara aspek finansial, usahadinyatakan sangat layak dengan nilai NPV Rp 1.091.912.266, Net B/C 4,66, Gross B/C2,68, dan Payback Period 1,23 tahun. Dengan demikian, Mutiara Laundry ini dinyatakanlayak dan memiliki prospek pengembangan yang sangat baik.Kata kunci : Aspek pasar, Aspek Teknis, Aspek Keuangan, Aspek Manajemen, Aspek Sumber daya manusia