Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI DAMPAK PENGGUNAAN BAHASA GAUL PADA KALANGAN PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Utami, Candra Tri; Julia Anis Handayani; Aan Yuliyanto; Tia Citra Bayuni; Natasya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4308

Abstract

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengaruh penggunahan Bahasa gaul terhadap Kemahiran berbahasa Indonesia yang baik dan formal serta dapat mempertahankan identitas budaya peserta didik. Selain itu, dapat memberikan solusi praktis menggunakan komik edukatif “Si Kodu” yang dapat peserta didik baca sebagai contoh penggunaan bahasa Indonesia yang baku. Berdasarkan hasil pengamatan, (a) sebanyak 38,2% peserta didik yang “selalu” menggunakan bahasa Indonesia baku di sekolah. Selebihnya, peserta hanya sering, bahkan jarang menggunakan Bahasa baku di sekolah, (b) kemampuan mengingat peserta didik masih dalam kategori rendah, hal tersebut dibuktikan karena intensitas membuka buku masih sering dilakukan. Ketika memperagakan, peserta didik masih terbata-bata dan kaku menggunakan Bahasa yang baku, sehingga perlu dilakukan evaluasi berkala
Pelatihan Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial: Transformasi Pendidikan di Sekolah Dasar Lampung Barat Julia Anis Handayani; Candra Tri Utami; Tia Citra Bayuni; Aan Yuliyanto
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 03 (2026): ISSUE FEBRUARI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru sekolah dasar untuk mampu mengintegrasikan koding dan kecerdasan artifisial (KKA) dalam pembelajaran guna mendukung keterampilan abad ke-21, khususnya berpikir komputasional. Namun, masih banyak guru yang memandang KKA sebagai materi yang kompleks dan bergantung pada ketersediaan teknologi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru dalam menerapkan pembelajaran KKA yang adaptif di berbagai kondisi sekolah. Pelatihan diikuti oleh 29 guru sekolah dasar di Lampung Barat yang dilaksanakan melalui metode blended learning dengan pendekatan IN–ON–IN yang meliputi pembekalan, implementasi dengan pendampingan, serta refleksi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru serta perubahan persepsi bahwa KKA dapat diterapkan melalui tiga pendekatan, yaitu plugged, unplugged, dan internet-based, sehingga tetap relevan bagi sekolah dengan maupun tanpa akses internet memadai. Selain itu, guru memahami bahwa KKA berperan dalam melatih siswa berpikir komputasional, logis, dan sistematis sebagai dasar pemecahan masalah. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi pedagogis guru serta mendorong pembelajaran yang inovatif dan inklusif.