Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengaruh penggunahan Bahasa gaul terhadap Kemahiran berbahasa Indonesia yang baik dan formal serta dapat mempertahankan identitas budaya peserta didik. Selain itu, dapat memberikan solusi praktis menggunakan komik edukatif “Si Kodu” yang dapat peserta didik baca sebagai contoh penggunaan bahasa Indonesia yang baku. Berdasarkan hasil pengamatan, (a) sebanyak 38,2% peserta didik yang “selalu” menggunakan bahasa Indonesia baku di sekolah. Selebihnya, peserta hanya sering, bahkan jarang menggunakan Bahasa baku di sekolah, (b) kemampuan mengingat peserta didik masih dalam kategori rendah, hal tersebut dibuktikan karena intensitas membuka buku masih sering dilakukan. Ketika memperagakan, peserta didik masih terbata-bata dan kaku menggunakan Bahasa yang baku, sehingga perlu dilakukan evaluasi berkala
Copyrights © 2025