Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMALISASI PEMBELAJARAN IPA MELALUI PENGUATAN KEGIATAN PRAKTIKUM SEDERHANA PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Suciati, Eidel Fitria; Azaria, Annisa Shafa; Wulandari, Chintia; Sepila, Az Zikriyah Dinda; Rahmadiani, Zulfa Fatimah
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.7851

Abstract

Science learning in elementary schools should not only teach concepts but also provide hands-on experience through practical activities that can train students' scientific thinking skills. However, in the field, practical activities are often inadequate due to limited time, facilities, and teacher preparation. This study aims to describe efforts to improve science learning by strengthening simple practical activities for elementary school students. This research shows that simple, well-planned and routinely conducted practical activities can increase student enthusiasm for learning, engagement, and understanding of science concepts. The teacher's role is crucial in planning these activities, preparing readily available tools and materials, and helping students reflect on their practical results to make the learning process more meaningful. This study suggests that strengthening simple practical activities can be an effective way to improve science learning in elementary schools, making students feel that learning is active, relevant to everyday life, and enjoyable.   ABSTRAKPembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar seharusnya tidak hanya mengajarkan konsep saja, tetapi juga memberikan pengalaman langsung melalui kegiatan praktikum yang bisa melatih kemampuan berpikir ilmiah siswa. Namun, di lapangan, kegiatan praktikum seringkali belum cukup baik karena terbatasnya waktu, fasilitas, dan persiapan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan upaya meningkatkan pembelajaran IPA dengan memperkuat kegiatan praktikum sederhana bagi siswa SD Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan praktikum yang sederhana, direncanakan secara rapi dan dilakukan secara rutin, dapat meningkatkan semangat belajar, keterlibatan siswa, serta pemahaman mereka terhadap konsep sains. Peran guru sangat penting dalam merencanakan aktivitas tersebut, menyiapkan alat dan bahan yang mudah ditemukan, serta membantu siswa merenungkan hasil praktikumnya agar proses belajar lebih bermakna penelitian ini menyatakan bahwa memperkuat kegiatan praktikum sederhana bisa menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan pembelajaran IPA di jenjang sekolah dasar, sehingga siswa merasa belajar secara aktif, relevan dengan kehidupan sehari-hari, dan menyenangkan.
Analisis Kesulitan Konseptual Siswa dalam Mempelajari Perkalian dan Pembagian di Sekolah Dasar Purbolinggo, Aliftha Balqis; Djafar, Marshanda Dwie; Rahmadiani, Zulfa Fatimah; Kowiyah, Kowiyah
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 3 (2025): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v6i3.691

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam kesulitan yang dialami siswa sekolah dasar dalam memahami konsep perkalian dan pembagian, faktor-faktor yang melatarbelakangi kesulitan tersebut, serta strategi pembelajaran yang diterapkan guru untuk mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan pada siswa kelas IV di salah satu sekolah dasar di Kota Bekasi. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru, observasi proses pembelajaran, dan analisis dokumentasi berupa catatan pembelajaran serta hasil kerja siswa, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa tidak hanya bersifat prosedural, tetapi terutama berakar pada lemahnya pemahaman konseptual perkalian sebagai penjumlahan berulang dan pembagian sebagai proses pengelompokan. Kesulitan tersebut dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal, seperti perbedaan kemampuan dan rendahnya minat belajar, serta faktor eksternal berupa kondisi kelas dan keterbatasan dukungan belajar di rumah. Guru merespons kondisi tersebut melalui penggunaan media konkret, permainan edukatif, media digital sederhana, serta bimbingan tambahan, meskipun implementasinya masih terkendala oleh keterbatasan waktu dan heterogenitas kemampuan siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa penanganan kesulitan belajar perkalian dan pembagian memerlukan pendekatan pembelajaran yang adaptif, kontekstual, dan terintegrasi dengan dukungan lingkungan belajar.