Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK DAUN AFRIKA (Vernonia amygdalina) ASAL MANOKWARI RAHEL SITOMPUL; SUSILOWATI; FAISAL; SANIA L. YOMAKI; INDRI RUMBAY
Gunung Djati Conference Series Vol. 58 (2025): Seminar Nasional Kimia Tahun 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun Afrika (Vernonia amygdalina) merupakan tanaman obat yang dikenal memiliki berbagai kandungan senyawa bioaktif seperti alkaloid dan flavanoid, yang berperan sebagai antioksidan, antimikroba, antibakteri dan antimalaria. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi golongan metabolit sekunder serta mengevaluasi aktivitas antibakteri dari ekstrak etil asetat daun Afrika yang tumbuh di wilayah Manokwari, Papua Barat. Penelitian ini juga mempertimbangkan kemungkinan adanya perbedaan profil fitokimia akibat pengaruh unsur hara dan karakteristik tanah lokal. Ekstraksi dilakukan melalui metode maserasi dengan pelarut etil asetat, dilanjutkan dengan uji fitokimia kualitatif terhadap alkaloid (Positif pada pereaksi Dragendorff) dan flavanoid (positif pada uji Shinoda). Selanjutnya, uji antibakteri dilakukan terhadap dua bakteri uji, yaitu Escherichia coli (Gram negatif) dan Staphylococcus aureus (Gram positif) menggunakan metode difusi cakram. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat daun Afrika memiliki aktivitas antibakteri lebih kuat terhadap S. Aureus, dengan zona hambat tertinggi sebesar 9,1 cm pada konsentrasi 1000 µg/mL, sedangkan terhadap E. Coli, zona hambat maksimum sebesar 1,21 cm. Temuan ini mendukung potensi pemanfaatan daun Afrika sebagai agen antibakteri alami sekaligus sumber senyawa bioaktif untuk pengembangan obat herbal.
Kandungan Metabolit Sekunder dan Bioaktivitas Daun Afrika (Vernonia amygdalina) Rahel Sitompul; Sania Losiana Yomaki; Susilowati Susilowati; Faisal Faisal; Ramlah Ramlah; Yunita Pare Rombe; Hermawati Abubakar; Murtihapsari Murtihapsari
Jurnal Kartika Kimia Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Kartika Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Sciences and Informatics, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkk.v9i1.1062

Abstract

Daun Afrika (Vernonia amygdalina), anggota famili Asteraceae, merupakan salah satu tanaman yang telah digunakan secara tradisional di berbagai negara tropis. Tanaman ini diketahui memiliki berbagai khasiat biologis, seperti antibakteri, antioksidan, antidiabetik, dan antimikroba. Berbagai aktivitas biologis tanaman ini diduga berkaitan dengan keberadaan senyawa metabolit sekunder yang dihasilkan tanaman sebagai bagian dari mekanisme pertahanan alami, seperti flavonoid, alkaloid, triterpenoid, tanin, saponin, dan steroid yang berperan penting dalam aktivitas farmakologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia, analisis FTIR dan GCMS serta bioaktivitas antibakteri dan antioksidan. Hasil ekstrak etil asetat daun Afrika (Vernonia amygdalina) menunjukkan adanya kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, dan triterpenoid. Uji bioaktivitas memperlihatkan bahwa ekstrak ini memiliki aktivitas antibakteri kategori kuat dengan daya hambat tertinggi pada konsentrasi 1000 µg/mL, yaitu sebesar 12,1 mm terhadap Escherichia coli sedangkan pada Staphylococcus aureus mencapai 91 mm dengan kategori sangat kuat serta aktivitas antioksidan sedang dengan nilai IC50 sebesar 149,10 ppm. Analisis FTIR mengindikasikan keberadaan gugus hidroksil (O-H), alifatik (C-H), dan eter/alkohol (C-O) yang terkonfirmasi sebagai senyawa bioaktif. Sementara itu, hasil GC-MS teridentifikasi berdasarkan persen kemiripan senyawa utama seperti Linalool (89,23%), Neral (86,06%), Neophytadiene (91,78%), 2,6-octadienal, 3,7-dimethyl-,(E) (95,93%), Phytol (96,86%) dan 6,11-Dimethyl-2,6,10-dodecatrien-1-ol (69,85%) yang termasuk golongan terpenoid dengan aktivitas antibakteri dan antioksidan.