Waro'i, Muhammad Rosyid Husnul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE Menyelami Makna Materialitas Dan Kreatifitas: Representasi Dan Narasi Dalam Pameran Seni Art Sub 2025 Pada Tema “Material Ways: The Exploring the Meaning of Materiality and Creativity: Representation and Narrative in the Art Sub 2025 Art Exhibition on the Theme of "Material Ways" I Ketut Mahendra, i ketut mahendra; Waro'i, Muhammad Rosyid Husnul
AMARASI: JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Vol 6 No 2 (2025): Amarasi: Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/amarasi.v6i2.6038

Abstract

Materialitas dalam seni kontemporer tidak lagi sekadar persoalan estetika, melainkan juga bahasa sosial yang merepresentasikan kritik terhadap realitas budaya, politik, dan ekologis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan pemahaman mengenai bagaimana material dalam konteks pameran seni di Indonesia berfungsi sebagai wacana kritis, bukan sekadar media visual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap cara material dalam pameran Art Subs 2025 bertema Material Ways membentuk narasi sosial serta menelusuri relasi antara seniman, kurator, dan penonton melalui kerangka wacana. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis wacana kritis model Norman Fairclough yang melibatkan tiga dimensi: teks, praktik wacana, dan praktik sosiokultural. Data diperoleh dari katalog pameran, pidato kurator, serta observasi langsung, kemudian interpertasi secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada level teks, material seperti tanah liat, limbah industri, dan bahan daur ulang berfungsi sebagai simbol transformasi sosial dan spiritual; pada level praktik wacana, seniman merekontekstualisasi material untuk mempertanyakan relasi antara seni dan konsumserisme; sedangkan pada level sosiokultural, karya mencerminkan ketegangan antara tradisi lokal dan modernitas global. Kesimpulannya, pameran ini menegaskan bahwa materialitas dalam seni kontemporer Indonesia merupakan medium kritik yang menghubungkan estetika, ideologi, dan kesadaran ekologis.
Going Global: Empowering Local Tourism of Bejijong’s Majapahit Heritage Village through English Ascalonicawati, Adinda Prasty; Renta, Renta; Bontisesari, Bontisesari; Billah, Zakiyah Dania; Waro'i, Muhammad Rosyid Husnul
Eastasouth Journal of Effective Community Services Vol 4 No 02 (2025): Eastasouth Journal of Effective Community Services (EJECS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejecs.v4i02.455

Abstract

In the era of national digital transformation, rural communities play a crucial role in sustaining local culture while adapting to technological change. This article reports a community service project aimed at empowering the residents of Bejijong Village, Mojokerto, East Java—home to the Majapahit Cultural Heritage Village—through training in social media utilization and English for tourism promotion. A workshop involving twenty local participants introduced strategies for using Instagram, Facebook, and TikTok as promotional tools, alongside English caption writing for global reach. Findings show that the workshop not only improved participants’ technical competence but also fostered mindset shifts regarding the role of digital platforms in economic and cultural development. The initiative demonstrates how digital literacy and multilingual content creation can enhance local identity visibility and economic sustainability in heritage-based tourism villages.