M. Padli Siregar
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pemanfaatan Manggrove Terhadap Ekosistem Perairan Dan Bagi Masyarakat Sekitar Di Pantai Manggrove Paluh Getah, Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang Sahala Fransiskus Marbun; Geovan Cristofel Sihombing; Andre Marcelino Simamora; M. Padli Siregar; Badostar Situmorang
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Pantai Mangrove Paluh Getah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, penelitian ini menyelidiki pemanfaatan ekosistem mangrove terhadap keseimbangan ekosistem perairan dan manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar. Data dikumpulkan dari masyarakat pesisir, nelayan, dan pengunjung ekowisata melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi foto/video. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mangrove sangat penting untuk menjaga ekosistem perairan karena mereka berfungsi secara fisik sebagai penghalang erosi dan gelombang laut, penyaring polutan untuk mencegah eutrofikasi, dan rumah bagi biota laut seperti ikan, udang, dan kepiting. Selain itu, mangrove mendukung produktivitas perikanan dan mengurangi perubahan iklim melalui penyimpanan karbon. Dengan tiket masuk sebesar Rp5.000 per orang, yang mendukung pendapatan lokal dan konservasi, mangrove memberikan manfaat sosial ekonomi melalui sektor perikanan, budidaya, dan ekowisata. Namun, pembangunan wilayah masih menghadapi masalah seperti akses transportasi yang buruk, fasilitas wisata yang kurang, dan partisipasi masyarakat yang rendah. Penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan berkelanjutan sangat penting untuk menjaga kelestarian mangrove sebagai sumber hidup dan pelindung pesisir. Untuk mencapai hal ini, diperlukan perbaikan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan edukasi lingkungan. Penelitian ini memberikan gambaran menyeluruh tentang kebijakan lokal yang mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir dan pembangunan rendah karbon
PEMANFAATAN CACAHAN PLASTIK DAN BAN BEKAS SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI AGREGAT DALAM PEMBUATAN PAVING BLOCK: STUDI PROSES PRODUKSI DAN KUALITAS PRODUK Meilinda Suriani Harefa; Dinda Elizabeth; Gilang Rayhan; Juleha Sitio; M. Padli Siregar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paving block merupakan salah satu material beton pracetak yang populer digunakan dalam bidang konstruksi modern karena fleksibilitas, daya tahan, serta nilai estetikanya. Dalam literatur lain, Huang, Bird, dan Heidrich (2020) menegaskan bahwa “paving blocks are widely used in road surfaces, pedestrian walkways, and parking areas because of their durability and modular characteristics”, Hal ini memperlihatkan bahwa paving block tidak hanya sekadar material penutup, melainkan juga memiliki peran struktural penting. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam proses pembuatan paving block dengan menggantikan agregat menggunakan cacahan plastik dan ban bekas serta mengevaluasi kualitas paving block dan untuk mengetahui kendala dan faktor endukung dalm pembuatan paving block dengan bahan substitusi ban bekas dan plastic sebagai agrerat selama produksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripsi  dan studi literatur demi mendukung atau sebagai referensi dengan tujuan untuk memahami  dan mendeskripsikan secara mendalam proses pembuatan paving block menggunakan substitusi cacahan plastik dan ban bekas, serta mengevaluasi kualitas dan kendala selama proses produksi yang dilakukan oleh tim peneliti sendiri. Proses produksi dilakukan dengan melelehkan campuran bahan tersebut menggunakan oli bekas sebagai media peleleh, kemudian dicetak menjadi paving block. Hasil produksi menunjukkan bahwa paving block yang dihasilkan memiliki kuat tekan yang memadai, daya serap air yang sesuai, serta kepadatan yang baik untuk digunakan pada area pedestrian dan taman kota. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan teknologi daur ulang limbah menjadi material pembangunan yang berguna dan ramah lingkungan