Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AGROMIX

FORMULASI ROTI TAWAR DENGAN SUBTITUSI TEPUNG UBI JALAR DAN TEPUNG TEMPE KEDELE (KAJIAN TERHADAP KUALITAS KIMIAWI ROTI TAWAR) Idiek Donowarti

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.779 KB) | DOI: 10.35891/agx.v7i2.708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proporsi bahan (tepung terigu, tepung ubi jalar dan tempe terhadap kualitas kimia roti tawar yang dihasilkan, sehingga akan mengurangi ketergantungan terhadap tepung gandum dan mengurangi masalah KKP (kurang kalori protein) Penelitian dilakukan dengan metode Percobaan experimental. Penelitian terdiri dari dua tahap Tahap pertama untuk mendapatkan komposit tepung terigu dan tepung ubi jalar yang paling baik. Tahap kedua ditujukan untuk mendapatkan formulasi tepung terigu, tepung ubi jalar dan, tepung tempe yang paling baik melalui pengamatan parameter kadar air, kadar protein, kadar lemak, kandungan serat kasar dan kadar abu. Hasil penelitian menunjukan bahwa tepung komposit yang terbaik adalah tepung terigu 80%, tepung ubi 20% yang memberikan kadar lemak 1,07%, kadar protein 10,88%, kadar air 10,995%, kandungan serat kasar 0,03% dan kadar abu 0,92%.. Penambahan tepung tempe secara proporsional yang terbaik adalah 5%, yang memberikan volume kadar lemak 5,056%, kadar protein 7,618%, kadar air 30,976%, kandungan serat kasar 1,162% dan kadar abu 2,544%,  
KAJIAN PEMBERIAN KALSIUM (Ca) UNTUK MEMPERTAHANKAN SIFAT KIMIA BUAH SAWO Yekti Sri Rahayu; Idiek Donowarti

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.79 KB) | DOI: 10.35891/agx.v2i1.736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari sumber kalsium terbaik dan konsentrasi kalsium optimal untuk mempertahankan karakteristik kimia buah sawo. Penelitian dilakukan di Laboratorium Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Wisnuwardhana, Malang. Metode Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial, terdiri dari 2 faktor dan diulang 3 kali. Faktor pertama adalah jenis sumber Kalsium: A1 = CaCl2; A2 = Ca(OH)2; yang kedua adalah konsentrasi sumber Kalsium: K1: 0%, K2: 0,2%; K3: 0,4%; K4: 0,6%. Sawo direndam dalam larutan CaCl2 dan Ca(OH)2 dengan konsentrasi sesuai perlakuan, sawo direndam dalam larutan CaCl2 dan Ca(OH)2 dengan konsentrasi sesuai perlakuan, pada tekanan vacum dalam tanki – 60 cm Hg sampai dengan – 70 cm Hg. Masing-masing larutan dipakai untuk merendam selama 10 menit. Data dianalisis dengan uji ANOVA, dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman buah sawo dalam larutan Ca(OH)2 0,6 % menyebabkan buah mempunyai nilai total padatan terlarut terendah ( 17,00 0Brix), gula reduksi terendah (22,580 %), kandungan pati tertinggi yaitu 1,70 %, pH terendah (3,05), kadar kalsium tertinggi sebesar 80,02 mg/100gr. Perendaman CaCl2 0,6 % memberikan total padatan terlarut terendah (17,060Brix), kandungan pati tertinggi 1.73%, pH terendah (3,71), kadar tanin terendah yaitu sebesar 0,249 mg/100gr, kadar air tertinggi (81,696%), dan umur simpan tertinggi yaitu rata-rata setara 6 hari. Kata kunci: buah sawo, kalsium, sifat kimiawi