Satriyanto, Satriyanto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The History of The Emergence of The Arabic Language and Its Development: A Historical Analytical Study Afril, Rezkya; Ansyah, Yogi Hajri; Satriyanto, Satriyanto
Dzihni: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Linguistik dan Kajian Literatur Arab Vol 3, No 02 (2025)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/dzihni.v3i02.2383

Abstract

This study presents a comprehensive historical-analytical review of the emergence and development of the Arabic language. Its aim to investigates the historical emergence and development of the Arabic language by systematically reviewing primary philological sources and secondary literature using a library research method within an analytical historical framework. It traces the position of Arabic within the Semitic language family, outlines the early phases of its development in the pre-Islamic period, and investigates the impact of the revelation of the Quran on the standardization and codification of the language. Building on this historical trajectory, the analysis shows that the expansion of the Islamic empire broadened the functions of Arabic, transforming it into a medium of administration, scholarship, and culture enriched through contact with diverse civilizations. Employing a library research method, the study qualitatively analyzes philological sources, the study highlights the period of stagnation following the fall of Baghdad and the subsequent revival during the Nahdah era, marked by lexical renewal and the revitalization of linguistic institutions. The findings indicate that the development of Arabic has not proceeded in a linear manner, but through recurring patterns of adaptation shaped by social, political, religious, and intellectual factors. Overall, this study emphasizes the resilience of the Arabic language and underscores its continued relevance in navigating modern sociocultural dynamics.
Media Power Point untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Arab Siswa Madrasah Tsanawiyah syah, Yogi Hajrian; Ritonga, Mahyudin; Triana, Hetti Waluati; Afril, Rezkiya; Satriyanto, Satriyanto
`A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 15, No 1 (2026): Kajian Bahasa, Sastra dan Pembelajaran Bahasa Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.15.1.67-80.2026

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab di madrasah masih menghadapi tantangan pedagogis, terutama keterbatasan penguasaan kosakata, lemahnya pemahaman struktur kalimat, dan rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peningkatan hasil belajar Bahasa Arab siswa setelah penerapan media pembelajaran berbasis PowerPoint pada kelas VIII MTs Al-Kautsar Tebo Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 24 siswa yang ditentukan melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang mengukur penguasaan kosakata, struktur kalimat, dan pemahaman teks pendek. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, paired sample t-test, effect size Cohen’s dz, dan normalized gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat dari 71,04 pada pretest menjadi 85,54 pada posttest. Hasil paired sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest, t(23) = -36,639, p < 0,001. Nilai effect size sebesar 7,48 berada pada kategori sangat besar, sedangkan N-gain sebesar 0,50 termasuk kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa media PowerPoint dapat mendukung peningkatan hasil belajar Bahasa Arab secara visual dan sistematis. Namun, karena penelitian ini tidak menggunakan kelompok kontrol, hasil penelitian perlu dipahami sebagai bukti peningkatan setelah perlakuan, bukan sebagai bukti kausal mutlak.