Abdurrahman, Adam
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digital Family Empowerment through SIMAMIK to Enhance FamilySupport and Maternal Happiness in Disaster-Prone Areas Kartiningrum, Eka Diah; Ginka, Mochammad Ivan Abdillah Putra; Syurandhari, Dwi Helynarti; Dewi, Fany Rosita; Diana, Sulis; Suhartanti, Ika; Fernandes, Angelina da Costa; beastbeast, Thabita; Abdurrahman, Adam
Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Vol. 2 No. 2 (2025): The 4th MICTOPH
Publisher : Faculty of Public Health Mulawarman University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : Maternal health in disaster-prone areas is crucial and requires support. The development of digital information systems for maternal health monitoring has been extensively pursued. However, those focused on maternal companions as primary supporters have been limited, particularly in disaster-prone areas. Therefore, it is deemed urgent to develop a digital program to empower families of pregnant and postpartum women through SIMAMIK Objective : This study aims to examine the influence of the SIMAMIK application by maternal companions on the family support felt by mothers, and the happiness of mothers during pregnancy and postpartum in disaster-prone areas Research Methods/ Implementation Methods : The research design used was a time series study, involving a population of all companions of pregnant and postpartum mothers and their companions located within the disaster zone of Mojokerto Regency, with a total population of 16,707. The companions used could be husbands or close family members who accompany the mothers daily. A sample of 108 people was taken using a cluster random sampling system. Data on family support, and maternal well-being were collected through observation and interviews using a questionnaire. The data were then analyzed using Generalized Estimating Equations (GEE) and Generalized Linear Mixed Model (GLMM). Results : The study’s results showed a significant change in family support following the use of SIMAMIK (p-value = 0.001). In the status of maternal happiness, there was a significant difference (p-value = 0.003). SIMAMIK proved to be the most influential in terms of family support. Conclusion/Lesson Learned : SIMAMIK is effective in increasing family attention to pregnant women, providing more regular health reports, and thus making mothers happier. Organized use of SIMAMIK should be a top priority for health facilitators to support maternal health and screen for pregnancy and postpartum complications, which can prevent maternal death
Preventive Education Model for Stunting and Anemia in Adolescents: Implementation of the BARIS (Babulu Atasi Risiko Stunting) Program in Babulu District, North Penajam Paser Regency Hamdani, Dadan; Munir, Rahmawati; Abdurrahman, Adam; Wahyuda, Aji Arda Nur; Mutmainna, Mutmainna
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.772

Abstract

Stunting dan anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat paling umum yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Prevalensi stunting di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara tercatat sebesar 14,64% pada balita, serta kasus anemia yang kerap terjadi pada remaja putri tingkat SMP dan SMA. Sebagai bentuk aksi nyata dalam upaya menghadapi masalah tersebut, dilaksanakan program BARIS (Babulu Atasi Risiko Stunting) yang merupakan salah satu kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui intervensi berbasis penyuluhan di enam sekolah menengah dengan fokus meningkatkan pengetahuan siswa terhadap stunting dan anemia. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test untuk melihat bagaimana peningkatan pengetahuan siswa mengenai stunting dan anemia. Partisipan yang ikut serta dalam program ini berjumlah 489 siswa. Terdapat peningkatan rata-rata nilai pengetahuan berdasarkan hasil evaluasi, yaitu dari 73,88 pada tahap pre-test menjadi 80,03 pada tahap post-test, dengan selisih nilai 6,15. Nilai terendah dari total keseluruhan sekolah meningkat dari 22,22 menjadi 33,33, sedangkan nilai tertinggi mencapai 100 pada beberapa sekolah. Berdasarkan analisis N-Gain score, menunjukkan peningkatan berada pada kategori rendah hingga sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa intervensi penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan siswa, meskipun peningkatan belum optimal dan masih memerlukan pengembangan dan beberapa evaluasi lebih lanjut. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang dapat dilaksanakan di wilayah lain dalam rangka mendukung upaya preventif dalam menangani kasus stunting dan anemia sejak dini.