Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Ibu terhadap Kelengkapan Imunisasi Dasar pada Bayi di Wilaya Kerja Puskesmas Satria Kota Tebing Tinggi Putri, Dwiana Kartika; Zuiatna, Dian
Jurnal Bidan Komunitas Vol 1, No 2 (2018): Edisi Mei
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.091 KB) | DOI: 10.33085/jbk.v1i2.3977

Abstract

Latar Belakang; Imunisasi telah terbukti sebagai salah satu upaya kesehatan masyarakat yang sangat penting. Program imunisasi merupakan salah satu bentuk intervensi kesehatan yang sangat efektif untuk menurunkan angka kematian bayi dan balita. Survei awal yang dilakukan peneliti di Puskesmas Satria, hasil survei awal diperoleh bahwa semua wilayah kerja Puskesmas Satria yang terdiri dari 7 kelurahan sudah dalam kategori UCI. Tujuan; Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi. Metode; Desain penelitian ini menggunakan metodeanalitik dengan desain cross sectional.Sampel dalam penelitian ini menggunakn rumus slovin sebanyak 87 orang yang dianalisa dengan menggunakan uji chi-square (bivariat) dan menggunakan regresi linier berganda (multivariat). Hasil; Hasil uji chi-square diperoleh nilai P = 0,000 untuk variabel pengetahuan, P = 0,004 untuk variabel sikap, P = 0,001 untuk variabel keterjangkauan fasilitas kesehatan dan P = 0,001 untuk peran petugas kesehatan (P-value 0,05). Hasil Uji Regresi Linier Berganda diperoleh bahwa Y = 0.591 + 0,120 X1 + 0,206 X2  +  0,316 X3 + 0,388 X4.  Interpretasi  dari  persamaan  regresi  linier berganda adalah kelengkapan imunisasi dasar akan meningkat seiring dengan pengetahuan yang baik, sikap yang positif, fasilitas kesehatan yang terjangkau dan peran petugas kesehatan yang baik. Kesimpulan; Kesimpulannya adalah terdapat pengaruh pengetahuan sikap, keterjangkauan fasilitas kesehatan dan peran petugas kesehatan terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Satria Kota Tebing Tinggi.Kata Kunci : Faktor yang Mempengaruhi, Imunisasi Dasar   
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Trimester III Dalam Konsumsi Tablet Fe dengan Terjadinya Anemia Di BPM Mardiani Ilyas Aceh Tahun 2018 Dwiana Kartika Putri
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.778 KB) | DOI: 10.32807/jmu.v1i1.40

Abstract

 Pendahuluan; Menurut Profil Kesehatan Indonesia tahun 2016 anemia terjadi pada 37,1% ibu hamil di indonesia, untuk mencegah anemia setiap ibu hamil diharapkan mendapatkan tablet tambah darah minimal 90 tablet selama kehamilan. Tujuan; penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Hubungan Pengetahuan dan Sikap ibu hamil trimester III dalam mengkonsumsi tablet Fe dengan terjadinya anemia di BPM Mardiani Ilyas Aceh Tahun 2018. Metode; Desain penelitian yang digunakan yaitu survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian dimulai bulan Juli - Oktober tahun 2018 Sampel diambil dengan total populasi yang berjumlah 31 reponden. Penelitian menggunakan data primer, sekunder dan tersier. analisa data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil; Ada hubungan pengetahuan ibu hamil trimester III dengan terjadinya anemia, nilai probabilitasnya 0,000 < 0,05. Ada hubungan sikap Ibu hamil trimester III dengan terjadinya anemia, nilai probabilitasnya 0,000 < 0,05. Pengetahuan ibu kurang karena ibu merasa bahwa pengetahuan itu hanya didapat dijenjang pendidikan saja sehingga ibu memiliki pengetahuannya terbatas, pada kenyataannya pengetahuan tidak hanya didapatkan dari jenjang pendidikan saja. Kesimpulan; Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu kurang, sikap ibu negatif dan mayoritas ibu hamil mengalami anemia sedang serta hal tersebut saling berhubungan. 
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU HAMIL DALAM MELAKUKANPEMERIKSAAN HEPATITIS Dwiana Kartika Putri; Rina Hanum; Hotma Juliana Simanjuntak
Nursing Arts Vol 13 No 1 (2019): NURSING ARTS
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.531 KB) | DOI: 10.36741/jna.v13i1.84

Abstract

Virus Hepatitis telah menyebabkan 1,34 juta kematian. Hepatatis dapat terjadi pada ibu dalam masa kehamilan, Berdasarkan Data Puskesmas Martoba tahun 2019, didapatkan sebanyak 70 orang ibu hamil yang melakukan pemeriksaan hepatitis dan sebanyak 5 orang ibu hamil yang positif terkena virus hepatitis terutama hepatitis B yang banyak menyerang ibu hamil. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan hepatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Martoba Pematang Siantar Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 175 ibu hamil,sampel diperkecil menggunakan rumus slovin sehingga sampel dalam penelitian ini adalah 64 Ibu hamil. Pengumpulan data diambil dari primer, sekunder, dan tersier. Analisis data menggunakan analisis univariat berupa distribusi frekuensi, analisis bivariat mengguakan uji statistik chi-squre pada tingkat kepercayaan 95% dan analisis multivariate menggunakan regresi binary logistic. Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value = 0,017 dan OR = 9,032 pada variabel pengetahuan. Nilai p-value = 0,049 dan OR = 8.288 pada variabel dukungan suami. Nilai p-value = 0,027 dan OR = 11,039 pada variabel dukungan petugas kesehatan.dimana p-value < α (0,05).Kesimpulan dalam penelitian terdapat faktor (pengetahuam, dukungan suami dan dukungan petugas kesehatan) yang mempengaruhi ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan hepatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Martoba Pematang Siantar Tahun 2019.
Pemberian Dukungan pada Lansia Melalui Penyuluhan Kesehatan Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Menopause Putri, Dwiana Kartika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2025): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jpmik.v6i1.6390

Abstract

Menopause bukanlah suatu penyakit ataupun kelainan dan terjadi pada akhir siklus menstruasi yang terakhir tetapi kepastiannya baru diperoleh jika seorang wanita sudah tidak mengalami siklus haidnya selama minimal 12 bulan wanita. Menopause membawa sejumlah perubahan fisik dan psikologis yang signifikan, termasuk hot flashes, gangguan tidur, perubahan mood, dan penurunan kepadatan tulang. Perubahan ini dapat mempengaruhi kualitas hidup seorang wanita secara keseluruhan jika tidak dikelola dengan baik. Banyak wanita lanjut usia (lansia) tidak memiliki pemahaman yang cukup tentang menopause dan cara-cara untuk menghadapinya. Ketidaktahuan ini sering kali menyebabkan kecemasan, ketidaknyamanan, dan bahkan depresi. Edukasi tentang menopause menjadi penting untuk membantu wanita lansia memahami perubahan yang terjadi dalam tubuh mereka, serta cara-cara untuk mengelola gejala-gejala yang muncul. Tujuan penyuluhan ini yaitu memberikan dukungan kepada lansia dengan pemberian penyuluhan kesehatan yang dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai menopause. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan yang meliputi pemberian materi dan diskusi bersama lansia yang melibatkan aparat desa. Kegiatan ini diikuti oleh 32 wanita lansia Desa Alur Cucur Dusun Cinta Damai Kabupaten Aceh Tamiang. Evaluasi dilakukan dengan pre dan post test. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu terjadi peningkatan pemahaman masyarakat sebelum dan sesudah penyuluhan dari 52% menjadi 84%. Edukasi tentang menopause juga harus mencakup anggota keluarga dan komunitas, sehingga mereka dapat memberikan dukungan yang diperlukan. Dengan demikian, suasana yang mendukung dan penuh pengertian dapat tercipta, yang akan membantu wanita lansia menjalani masa menopause dengan lebih baik
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Anak Balita Diwilayah Kerja Puskesmas Pulo Brayan Dwiana Kartika Putri; Julina Br Sembiring; Indah Dewi Sari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7942

Abstract

Latar Belakang: Status gizi adalah cerminan ukuran terpenuhinya kebutuhan gizi yang didapatkan dari asupan dan penggunaan zat gizi oleh tubuh. Status gizi dapat ditentukan dengan pemeriksaan klinis, pengukuran antropometri, analisis biokimia, dan riwayat gizi. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan status gizi pada balita diwilayah kerja Puskesmas Pulo Brayan. Metode: Jenis penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 ibu yang mempunyai balita yang mengalami status gizi baik, gizi kurang dan gizi buruk diwilayah kerja Puskesmas Pulo Brayan. Pengumpulan data menggunakan data primer, analisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan statistik chi-square. Hasil: Penelitian ini menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95 % yaitu tidak ada hubungan pendidikan ibu dengan status gizi anak balita p=0,070>0,05. Ada hubungan Pola asuh ibu dengan status gizi anak balita p=0,000<0,05. Ada hubungan penyakit infeksi dengan status gizi anak balita p=0,031<0,05 diwilayah kerja Puskesmas Pulo Brayan Medan Tahun 2024. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pola asuh ibu dan penyakit infeksi denganstatus gizi anak balita, sedangkan tidak ada hubungan pendidikan ibu dengan status gizi pada anak balita.
Pemberian Edukasi Sebagai Upaya Tanggap Darurat Kebakaran di Puskesmas Karang Baru Putri, Dwiana Kartika; Zuiatna, Dian; Amelia, Yummi
Compromise Journal Community Proffesional Service Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/compromisejournal.v3i2.672

Abstract

Keadaan darurat adalah situasi atau kejadian tidak normal yang terjadi tiba-tiba dan dapat menggangu kegiatan komunikasi dan perlu segera ditanggulangi. Puskesmas sebagai salah satu pelayanan kesehatan masyarakat memiliki potensi terjadi keadaan darurat seperti kebakaran dan bencana alam gempa bumi, oleh sebab itu maka Puskesmas harus siap siaga dalam menghadapi bencana dengan melakukan penyiapan sumberdaya, baik fasilitas maupun sumberdaya manusia. Upaya pencegahan untuk meminimalisir risiko yaitu dengan cara perencanaan sistem tanggap darurat bencana, penting dilakukan untuk menanggulangi semua kejadian bencana secara cepat, tepat, dan akurat, serta untuk menekan timbulnya korban jiwa dan kerugian akibat kejadian bencana tersebut. Puskesmas Karang Baru merupakan salah pelayanan kesehatan umum yang memiliki risiko terjadinya keadaan darurat baik keadaan darurat bencana maupun keadaan darurat kebakaran. Maka itu perlu dilakukan sosialisai tanggap darurat kebakaran di Puskesmas Karang Baru, karena kebakaran merupakan salah satu ancaman yang dapat menimbulkan kerugian dan memakan korban jiwa. Untuk itu edukasi perlu dilaksanakan sebagai upaya mencegah dan mengurangi dampak dari kebakaran tersebut. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah memberikan edukasi bagaimana menghindari dan penanganan kebakaran yang tepat serta memberikan informasi dan kesigaptanggapan terhadap  terjdinya bahaya  kebakaran di Puskesmas Karang Baru. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu pemberian edukasi dengan metode ceramah tanya jawab kepada responden yang merupakan pegawai di Puskesmas Karang Baru. Selesai memberikan edukasi, responden mengerti bagaimana melakukan pencegahan terjadinya kebakaran dan tindakan yang akan dilakukan saat terjadinya kebakaran serta mengetahui bagaimana penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan).
The Influence of Social and Environmental Factors on the Behavior of Using Personal Protective Equipment (PPE) When Driving on Students of SMK Muammadiyah Aek Kanopan in North Labuhan Batu Regency: Cross Sectional Study Fauziah Gusvita Syarah; Nayodi Permayasa; Asdi Lastari; Dwiana Kartika Putri
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 4 No. 1 (2025): IJHET May 2025
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v4i1.270

Abstract

Traffic safety is one of the important aspects in community life that is often ignored, especially by the adolescent age group. Students are a productive age group who often use motorbikes as their main means of transportation to school or other activities. This makes them one of the groups that are vulnerable to traffic accidents, especially when they do not use Personal Protective Equipment (PPE) when driving. To analyze the Influence of Social and Environmental Factors on the Behavior of Using PPE for Driving on Students of SMK Muammadiyah Aek Kanopan in North Labuhanbatu Regency, the type of observational study with a cross-sectional design, the population of all students in grades X and XI, as many as 330 people. From the population, a sample of 142 respondents was determined in 2025, the sampling technique used a non-probability sampling technique with a purposive sampling method, Peer Influence = p (0.001), Traffic Safety Education Received at School = p (0.001), Distance from Home to School = p (0.001), Access to Proper PPE = p (0.001) have an effect on the use of PPE while driving. While the most influential variable is traffic safety education received at school (Exp (b) = 7.984. This study concludes that peers, traffic safety education, distance from home to school, and access to PPE have a significant effect on the use of PPE while driving, with traffic safety education as the most dominant factor.
Analysis of Factors Related to Nurse Performance in Inpatient Wards Citra Medika General Hospital Putri, Dwiana Kartika; Tampubolon, Ida Lestari
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025): July Edition
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v9i2.7373

Abstract

Introduction:A hospital is a health service organization that is very important for the community. One of the most important resources in determining the success of hospital services is the health workforce. Nurses are one of the professional health workers who provide nursing care to patients whose performance greatly affects the quality of services provided. The performance of a health worker is greatly influenced by several factors that influence a person to continue to improve, direct and maintain their behavior both directly and indirectly with the work environment. Purpose: This study aims to analyze factors related to nurse performance. Method: This research method is quantitative withThe analytical survey research design uses a cross-sectional approach, namely research that tries to explore how and why the phenomenon occurs and then carries out a dynamic analysis of the correlation between the phenomena, both between the independent variables and the dependent variables., the population was 53 nurses in the inpatient room and the sample used was a total sampling of 53 nurses in the inpatient room. The data collection technique used a measuring instrument in the form of a questionnaire. Results: The results of the study showed that the variables of job promotion with a ρ value (0.033), the work itself with a ρ value (0.030) and awards with a ρ value (0.005) had a relationship with nurse performance because the valueρ value< 0.05. Conclusion: Promotion, the work itself, and rewards are related to nurse performance at Citra Medika Hospital.
Faktor yang Memengaruhi Rendahnya Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) pada Wanita Usia Subur Putri, Dwiana Kartika
Jurnal Rekam Medic Vol 8, No 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v8i1.6331

Abstract

Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) suatu deteksi dini kanker serviks. Tujuan untuk menganalisis pengaruh rendahnya pemeriksaan IVApada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Pakam Tahun 2019. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kombinasi antara kuantitatif dan kualitatif.Populasi sebanyak 5043 orang dan sampel 98 orang. Analisis data kuantitatif menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda dan analisis data Kualitatif.Hasil penelitian ini menujukkan pemeriksaan IVA tidak melakukan sebanyak 66 orang dengan hasil uji chi-square menujukkan variabel pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, jarak ke fasilitas kesehatan. Hasil uji regresi logistik berganda menujukkan variabel pekerjaan paling berpengaruh dengan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat pada wanita usia subur dan Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada Pengaruh pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dukungan suami dan Penyuluhan Kesehatan dengan rendahnya pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) pada wanita usia subur di wilayah kerja puskesmas Lubuk Pakam Tahun 2019.. Disarankan agar pada program pemeriksaan inspeksi visual asam asetat ini dapat berjalan optimal melalui keterlibatan pihak dari dinas kesehatan dan Puskesmas Lubuk Pakam perlu adanya keterlibatan suami agar dalam program pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat dan petugas kesehatan juga ikut serta turun ke lapangan langsung dan metode penyuluhan dari pintu ke pintu dalam memberikan penyuluhan kesehatan.
Analysis of Factors Related to Nurse Performance in Inpatient Wards Citra Medika General Hospital Putri, Dwiana Kartika; Tampubolon, Ida Lestari
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025): July Edition
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v9i2.7373

Abstract

Introduction:A hospital is a health service organization that is very important for the community. One of the most important resources in determining the success of hospital services is the health workforce. Nurses are one of the professional health workers who provide nursing care to patients whose performance greatly affects the quality of services provided. The performance of a health worker is greatly influenced by several factors that influence a person to continue to improve, direct and maintain their behavior both directly and indirectly with the work environment. Purpose: This study aims to analyze factors related to nurse performance. Method: This research method is quantitative withThe analytical survey research design uses a cross-sectional approach, namely research that tries to explore how and why the phenomenon occurs and then carries out a dynamic analysis of the correlation between the phenomena, both between the independent variables and the dependent variables., the population was 53 nurses in the inpatient room and the sample used was a total sampling of 53 nurses in the inpatient room. The data collection technique used a measuring instrument in the form of a questionnaire. Results: The results of the study showed that the variables of job promotion with a ρ value (0.033), the work itself with a ρ value (0.030) and awards with a ρ value (0.005) had a relationship with nurse performance because the valueρ value< 0.05. Conclusion: Promotion, the work itself, and rewards are related to nurse performance at Citra Medika Hospital.