Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERTANIAN ORGANIK DENGAN AGROFORESTRI: STRATEGI PENGELOLAAN LAHAN GAMBUT YANG RAMAH LINGKUNGAN DAN BERDAYA SAING Azizu, Muhamad Noor; Mahardika, Rabbirl Yarham; Afner, Dendy Detafiano Prakasa; Hadji, Trisna Al; Sari, Nur Indah; Adha, Apritama; Iksan, Arman Nur
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3078

Abstract

Pengelolaan lahan gambut secara intensif dengan pupuk kimia dalam jangka panjang berpotensi menurunkan kesuburan tanah, mempercepat laju subsiden, dan meningkatkan kerentanan ekosistem terhadap kebakaran. Penerapan pertanian organik berbasis agroforestri menjadi alternatif strategis karena mampu memperbaiki kualitas tanah sekaligus menjaga keseimbangan ekologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dengan melibatkan kelompok tani sebagai mitra utama. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, survei ketersediaan bahan baku pupuk organik, pelatihan pengolahan kotoran kambing dan limbah budidaya lele sebagai pupuk organik padat maupun cair, serta penerapan sistem agroforestri yang mengombinasikan tanaman tahunan dan semusim di lahan gambut. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara terstruktur, serta analisis deskriptif kualitatif terhadap capaian kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa integrasi pupuk organik dengan sistem agroforestri mampu meningkatkan pemahaman petani mengenai pentingnya pengelolaan hara berkelanjutan di lahan gambut. Pupuk organik dari kotoran kambing memiliki kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium relatif tinggi, sedangkan air kolam lele efektif digunakan sebagai pupuk cair yang mudah diaplikasikan. Kombinasi tanaman tahunan dan semusim dalam agroforestri memperlihatkan hubungan komplementer, baik dari aspek ekologi maupun ekonomi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa sistem pertanian organik berbasis agroforestri di lahan gambut layak dikembangkan karena terbukti memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat daya saing hasil pertanian organik. Disarankan adanya penguatan kapasitas petani melalui pelatihan berkelanjutan, dukungan sarana pengolahan pupuk organik.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENENTU YANG MEMPENGARUHI RENCANA KARIR MAHASISWA PETERNAKAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA Adha, Apritama; Sari, Nur Inda
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 7, No 2 (2026): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan K. Pangandaran, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v7i2.70840

Abstract

Subsektor peternakan memiliki peran strategis, namun kerap terjadi fenomena brain drain dimana lulusannya memilih karir di luar bidang kompetensinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penentu, yakni persepsi profesi peternak, motivasi belajar, dan dukungan keluarga terhadap rencana karir masa depan mahasiswa Peternakan Universitas Tanjungpura. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa dan dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, persepsi profesi peternak tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap rencana karir mahasiswa. Sebaliknya, motivasi belajar dan dukungan keluarga terbukti berpengaruh secara positif dan signifikan dalam menentukan arah rencana karir masa depan mahasiswa. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap rencana karir. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa dorongan internal berupa motivasi belajar dan dukungan eksternal dari keluarga merupakan faktor dominan dalam memantapkan keputusan karir mahasiswa peternakan, dibandingkan hanya sekadar persepsi mereka terhadap profesi peternak. Sebagai implikasi, program studi diharapkan mampu mengoptimalkan bimbingan karir yang mendorong motivasi belajar mahasiswa secara berkelanjutan serta mempertimbangkan faktor lingkungan keluarga. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Mahasiswa Peternakan, Motivasi Belajar, Persepsi Profesi, Rencana Karir.