Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improving Character Makeup Skills for the Ebeg Group of Mega Laras Tanjunganom, Rakit, Banjarnegara, Indonesia Handayani, Langlang; Darsono, Teguh; Sunarno, Sunarno; Haryono, Slamet; Utina, Usrek Tani; Maulana, Haydnn Caesha; Halim, Musa Abdul; Pangestu, Iklas Adi; Putri, Nabila Rakha
Journal of Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Community Empowerment
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jce.v5i2.35636

Abstract

Dancers’ makeup in a performance is an attraction for the community of connoisseurs and observers of the Ebeg. The Mega Laras group in Tanjunganom, Rakit, Banjarnegara was plagued by problems with the makeup of its performers in staging performances, caused by the lack of knowledge and skills of the dancers and makeup artists. With full support from the village government and all group members to conserve Ebeg as an Indonesian cultural heritage, Universitas Negeri Semarang through its community service team provided a solution through facilitation-based action learning model training. The purpose of this activity was to improve the makeup skills of the group members, with main stages of implementation of preparation, training, and result analysis. The preparation included coordinating with partners about the place and time of the activity, and team coordination regarding technical implementation. The training phase included planning, workshop, and mentoring. During the training, a set of tools and makeup materials were distributed to partner. Analysis of the overall activity showed that 80% of participants demonstrated significant skill improvement after the training. The community service activity supports Sustainable Development Goal (SDGs) 4, namely Quality Education, for providing lifelong learning opportunities for the traditional arts practitioners.
EVALUASI PAPARAN KEBISINGAN LALU LINTAS TERHADAP KUALITAS LINGKUNGAN AKUSTIK RUANG AKADEMIK (STUDI KASUS: KEBISINGAN RUANG KULIAH FMIPA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG) Sunarno, Sunarno; Masturi, Masturi; Linuwih, Suharto; Samudra, Dicko Alyandri; Halim, Musa Abdul
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v12i1.25790

Abstract

Suasana belajar di beberapa ruang perkuliahan FMIPA UNNES yang dekat dengan jalan raya terasa tidak nyaman dan bising karena kegiatan lalu lintas yang padat. Sementara itu, data tentang tingkat kebisingan yang terjadi di lingkungan ruang perkuliahan FMIPA tidak tersedia, sehingga perlu dilakukan pengukuran terhadap intensitas suara yang terjadi dan yang berpotensi menimbulkan kebisingan atau ketidaknyamanan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pengukuran dan analisis kebisingan di beberapa ruang kuliah di FMIPA UNNES sebagai antisipasi terhadap polusi suara yang terjadi. Penelitian dilakukan di 2 lokasi, yaitu jalan raya Sekaran, sekitar Kampus FMIPA dan Gedung D1 - D4 FMIPA UNNES. Pengukuran dilakukan selama 3 hari dengan rentang waktu 21 jam, sedangkan untuk gedung perkuliahan, yaitu di D1, D2, D3 dan D4, pengukuran dilakukan selama 3 hari dalam rantang waktu 10 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk jalan raya Sekaran tingkat kebisingannya rata – rata 71,38 dBA sedangkan untuk tingkat kebisingan Gedung D1 ruang D1-107 sebesar 51,08 dBA, dan ruang D1-207 sebesar 63,11 dBA, untuk Gedung D2, ruang D2-115 sebesar 73,75 dBA dan ruang D2-215 sebesar 60,21 dBA, untuk Gedung D3, ruang 119 sebesar 59,97 dBA dan ruang D3-219 sebesar 47,02 dBA, untuk Gedung D4, ruang D4-125 sebesar 37,17 dBA dan ruang D4-225 sebesar 47,80 dBA. Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa tingkat kebisingan di gedung D1, D2 dan D3, melebihi ketentuan yang berlaku (baku mutu kebisingan) yang ditetapkan pemerintah sebesar 55 dBA.