Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Lama Duduk, Posisi Duduk dan Masa Kerja dengan Keluhan Low Back Pain pada Staf Pelayanan Pos Parkir di Kawasan Megamas Manado Sigar, Sulthan Khairy; Joseph, Woodford Baren Solaiman; Kawatu, Paul Arthur Tennov
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v3i1.5182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan lama duduk, posisi duduk dan masa kerja dengan keluhan Low Back Pain pada staf pelayanan pos parkir di Kawasan Megamas Manado. Penelitian ini menggunakan survei analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian Cross-sectional Study, dilaksanakan di Kawasan Megamas Manado dengan total sampel dari populasi seluruh pekerja bagian Staf Pelayanan Pos Parkir yang berjumlah 32 orang. Instrumen penelitian menggunakan Kuesioner, Nordic Body Map (NBM), dan Metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Data dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman rho. Hasil penelitian berdasarkan uji korelasi Spearman’s rho ditemukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara lama duduk dengan keluhan Low Back Pain (p-value = 0.883) dan antara masa kerja dengan keluhan Low Back Pain (p-value = 0.699). Hasil uji lainnya ditemukan hubungan yang signifikan antara Posisi Duduk dengan Keluhan Low Back Pain dengan nilai p-value = 0.005 dan koefisien korelasi (r) = 0,486. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa posisi duduk yang tidak ergonomis mempengaruhi peningkatan keparahan Low Back Pain, sedangkan lama duduk dan masa kerja tidak mempengaruhi tingkat keparahan Low Back Pain.
Determinants of Rat Population Density in the Port Area of Manado, North Sulawesi, Indonesia Joseph, Woodford Baren Solaiman; Pinontoan, Odi Roni; tahulending, jane
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v16i1.66726

Abstract

Rats are important vectors of zoonotic diseases and pose significant public health risks, particularly in port areas. This study aimed to analyze environmental factors influencing rat population density in Manado Seaport, North Sulawesi. A quantitative descriptive study with a cross-sectional approach was conducted using field surveys. A total of 100 rat traps were set for five consecutive days across four observation sites: the Harbor Master’s Office, cargo loading building, residential areas, and storage warehouses. Environmental variables observed included cleanliness, waste presence, drainage conditions, food availability, and potential nesting sites. The results showed that 28 rats were captured, yielding a Trap Success (TS) rate of 28%, which exceeds the safe threshold of <2% based on the Indonesian Ministry of Health (2014) guidelines. The identified species were Rattus norvegicus and Mus musculus, with R. norvegicus as the dominant species. Higher TS values were found in locations with poor sanitation, abundant waste, and readily available food sources. Waste presence and food availability showed the strongest associations with rat density, followed by drainage conditions. These findings indicate that poor environmental sanitation contributes to increased rat populations. Therefore, improved waste management, environmental sanitation, and routine monitoring are essential to reduce the risk of rat-borne disease transmission.