Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Perawat Komunitas Sebagai Edukator Terhadap Kesehatan Masyarakat Untuk Mencapai SDGs : Literatur Review Ade Ilma Hasna; Miftahul Falah
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7416

Abstract

Public health is a crucial element in achieving the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 3, which emphasizes healthy lives and well-being for all. Achieving this goal requires the active participation of health workers at the community level, particularly community nurses, who serve as the spearhead of public health services. However, there are still limited studies assessing the effectiveness of nurses' educational role in supporting the success of the SDGs in the field. This study aims to analyze the role of community nurses as health educators in increasing community awareness, behavior, and independence towards achieving the SDGs. The method used was a literature review using the PRISMA guidelines through five stages of literature selection from the Garuda Portal and Google Scholar. Of the total 1,504 articles identified, four articles were selected based on inclusion criteria. The results showed that cadre training and education integration in primary care have been shown to improve community knowledge and adherence to healthy lifestyle behaviors. In conclusion, community nurses have a strategic role in strengthening sustainable health at the local level. It is recommended that further research develop longitudinal designs and utilize digital technology to expand the effectiveness of community-based health education.
Efektivitas Pemberian Terapi Herbal Jus Sirsak Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Komunitas Lansia : Sistematic Literatur Review Ade Ilma Hasna; Alfi Nur Ilma Gunawan; Andiva Husyada Ripai; Azniatus Supiyah; Muhamad Nabil Alvaris; Najma Fawaz Bilqisthi; Nina Pamela Sari
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus : JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v4i3.1964

Abstract

Lansia merupakan kelompok yang menghadapi risiko tinggi mengalami berbagai masalah kesehatan akibat proses penuaan, yang menyebabkan penurunan fungsi fisiologis tubuh. Salah satu masalah umum yang sering ditemukan adalah hiperurisemia, yang dapat menyebabkan artritis asam urat. Karena tingginya angka kejadian asam urat pada lansia, diperlukan pengobatan non-obat yang aman, mudah diakses, dan memiliki efek samping rendah. Salah satu terapi herbal yang umum digunakan adalah jus pepaya (Annona muricata L.) karena mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid, vitamin C, senyawa fenolik, dan antioksidan. Zat-zat ini diyakini dapat membantu menghentikan pembentukan asam urat dan meningkatkan pengeluarannya melalui ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa efektif jus pepaya dalam menurunkan kadar asam urat pada lansia. Metode yang digunakan adalah Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Penelusuran literatur dilakukan menggunakan basis data Google Scholar dan Garuda dengan kata kunci “Jus Sirsak”, “Gout”, dan “Lansia” untuk menemukan artikel yang diterbitkan antara tahun 2021 dan 2026. Awalnya, ditemukan 229 artikel, kemudian disaring berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, menghasilkan pemilihan 5 artikel yang memenuhi persyaratan untuk analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua penelitian melaporkan penurunan kadar asam urat setelah pemberian jus sirsak, dan uji statistik menunjukkan hasil ini signifikan (p < 0,05). Meskipun dosis dan durasi intervensi bervariasi di setiap penelitian, hasilnya menunjukkan bahwa efektivitas jus sirsak dalam menurunkan kadar asam urat konsisten baik untuk lansia maupun penderita artritis asam urat. Oleh karena itu, jus pepaya dapat dianggap sebagai terapi komplementer yang efektif untuk membantu mengontrol kadar asam urat dan meningkatkan kualitas hidup lansia.