Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RELEVANSI SERTIFIKASI HALAL SEBAGAI NILAI TAMBAH PELAKU EKONOMI KOMODITAS DAGING AYAM POTONG Ninda Putri Yulanda; Amelia Putri Maharani; Herlina Yustati; Khozin Zaki
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/64a7fr90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi sertifikasi halal sebagai sumber nilai tambah bagi pelaku usaha komoditas daging ayam potong di Indonesia. Latar belakang penelitian berangkat dari tingginya konsumsi ayam potong di masyarakat serta kewajiban sertifikasi halal berdasarkan regulasi Jaminan Produk Halal. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dengan menghimpun literatur primer dan sekunder terkait sertifikasi halal, nilai tambah ekonomi, perlindungan konsumen, serta praktik operasional rumah potong unggas. Analisis konten dilakukan untuk mengidentifikasi tema, pola, serta implikasi sertifikasi halal terhadap kepercayaan pasar, peningkatan penjualan, daya saing produk, dan kepastian hukum bagi konsumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat kepercayaan konsumen, meningkatkan kualitas proses produksi, serta memperluas pangsa pasar bagi pelaku usaha ayam potong. Meskipun demikian, pelaksanaan sertifikasi masih menghadapi kendala berupa biaya sertifikasi, keterbatasan pemahaman teknis, dan tantangan operasional dalam pemenuhan standar penyembelihan sesuai syariat. Penelitian ini menegaskan bahwa sertifikasi halal tidak hanya berfungsi sebagai instrumen perlindungan konsumen, tetapi juga sebagai faktor strategis peningkatan nilai ekonomi pelaku usaha. Implikasi penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pemerintah, lembaga sertifikasi, dan pelaku industri dalam memperkuat ekosistem produk halal nasional melalui edukasi, pendampingan, dan penguatan kebijakan.
PENERAPAN ETIKA BISNIS ISLAM MELALUI PENDAMPINGAN LEGALITAS NIB DAN SERTIFIKASI HALAL PADA UMKM ES 3 SAUDARA DI JALAN TELAGA DEWA V BENGKULU Hafiza Apriyani; Maulia Salsabilla; Tri Harti; Umila Nofitri; Ninda Putri Yulanda; Muhamad Irpan Nurhab
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 7 No 3 (2026): April
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v7i3.68198

Abstract

Abstrak Penerapan etika bisnis Islam menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Legalitas usaha melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) serta sertifikasi halal juga menjadi faktor pendukung dalam menciptakan usaha yang sah secara hukum dan sesuai dengan prinsip syariah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan legalitas NIB dan sertifikasi halal pada UMKM Es 3 Saudara di Jalan Telaga Dewa V Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif melalui observasi, sosialisasi, edukasi, dan pendampingan langsung kepada pelaku usaha selama pelaksanaan KKN-Tematik MBKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku usaha memperoleh pemahaman mengenai pentingnya etika bisnis Islam, legalitas usaha, serta prosedur pembuatan NIB dan sertifikasi halal. Pendampingan yang dilakukan berhasil meningkatkan kesadaran pelaku usaha dalam menjalankan bisnis sesuai prinsip halal mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga distribusi produk. Selain itu, kepemilikan NIB dan sertifikasi halal mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperkuat daya saing UMKM di lingkungan sekitar. Dengan demikian, penerapan etika bisnis Islam melalui pendampingan legalitas usaha dapat mendukung keberlanjutan dan perkembangan UMKM secara lebih profesional dan terpercaya. Kata Kunci: Etika Bisnis, NIB, Sertifikasi Halal, UMKM Abstract The implementation of Islamic business ethics is a key strategy for improving the quality and competitiveness of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Business legality through the Business Identification Number (NIB) and halal certification also play a crucial role in establishing businesses that are legally compliant and in accordance with Sharia principles. This community service activity aims to provide guidance on NIB legalization and halal certification for the Es 3 Saudara MSME on Jalan Telaga Dewa V in Bengkulu City. The method used was a participatory approach involving observation, outreach, education, and direct guidance to business owners during the implementation of the Thematic Community Service Program (KKN-Tematik) under the MBKM initiative. The results of the activity indicate that business owners gained an understanding of the importance of Islamic business ethics, business legality, as well as the procedures for obtaining an NIB and halal certification. The mentoring successfully raised business owners’ awareness of operating their businesses in accordance with halal principles—from raw materials and production processes to product distribution. Furthermore, holding an NIB and halal certification enhances consumer trust and strengthens the competitiveness of MSMEs in the local community. Thus, the application of Islamic business ethics through business legality mentoring can support the sustainability and development of MSMEs in a more professional and trustworthy manner.   Keywords: Business Ethics, Business Identification Number (NIB) , halal certification, MSMSE