Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Brand Image Terhadap Customer Loyalty Dengan Customer Satisfaction Sebagai Variabel Intervening Pada Pelanggan Sociolla Di Royal Plaza Surabaya Nurul Hidayah; Hanafi Adi Putranto
JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 4 (2025): JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN 
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jaem.v2i4.7417

Abstract

Permintaan tinggi terhadap produk kecantikan mendorong konsumen semakin selektif dalam memilih toko dengan citra merek yang terpercaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi pada pelanggan Sociolla di Royal Plaza Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik purposive sampling terhadap 100 responden, serta analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, namun tidak berpengaruh langsung terhadap loyalitas pelanggan. Kepuasan pelanggan terbukti berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan serta memediasi hubungan antara citra merek dan loyalitas pelanggan. Temuan ini menegaskan bahwa loyalitas pelanggan terbentuk ketika persepsi positif terhadap merek diikuti oleh pengalaman berbelanja yang memuaskan.
PENGARUH EXPERIENTIAL MARKETING TERHADAP REVISIT INTENTION DENGAN CUSTOMER SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI RESTORAN WAROENG STEAK AND SHAKE DI ROYAL PLAZA SURABAYA Aulia Savira Ananta; Hanafi Adi Putranto
JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 4 (2025): JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN 
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jaem.v2i4.7418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh experiential marketing terhadap revisit intention pada Waroeng Steak & Shake Surabaya, dengan customer satisfaction sebagai variabel mediasi. Penelitian ini melibatkan 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan fokus pada konsumen yang pernah berkunjung ke restoran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online menggunakan Google Forms. Analisis data menggunakan Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan program SmartPLS 4.1.0.3, serta meliputi uji validitas, reliabilitas, outer model, inner model, dan pengujian mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa experiential marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer satisfaction dan revisit intention. Namun, customer satisfaction tidak berpengaruh signifikan terhadap revisit intention dan tidak memediasi pengaruh experiential marketing terhadap revisit intention. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi pemasaran pada industri restoran tidak hanya perlu berfokus pada kualitas makanan, tetapi juga pada penciptaan pengalaman bersantap yang berkesan melalui suasana, pelayanan, dan desain restoran. Peningkatan pengalaman pelanggan dengan memperhatikan kualitas makanan, variasi menu, penyajian, suasana, dan pelayanan dapat meningkatkan kepuasan serta mendorong niat kunjungan ulang pelanggan.
Pengaruh Store Atmosphere, Customer Experience, dan Service Quality terhadap Repurchase Intention Pada Pelanggan Merci Café Di Sidoarjo Nadia Rachmayanti; Hanafi Adi Putranto
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): December : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i4.896

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya persaingan di industri cafe, khususnya di Kota Sidoarjo, yang menuntut pemilik cafe untuk tidak hanya menyediakan produk berkualitas, tetapi juga menciptakan customer experience yang menarik agar dapat meningkatkan loyalitas dan niat pembelian ulang (repurchase intention). Merci Cafe sebagai salah satu cafe yang populer menjadi objek penelitian karena pertumbuhan pelanggan yang signifikan, namun persaingan yang ketat menuntut pemahaman lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pelanggan untuk kembali. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Store Atmosphere, Customer Experience, dan Service Quality terhadap Repurchase Intention pelanggan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian bersifat tidak terbatas, sehingga sampel ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dengan teknik purposive sampling, menghasilkan 100 responden. Analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Store Atmosphere berpengaruh positif dan signifikan terhadap Repurchase Intention, Customer Experience juga memiliki pengaruh positif dan signifikan, serta Service Quality terbukti meningkatkan niat pembelian ulang secara signifikan. Pembahasan mengindikasikan bahwa penciptaan atmosphere cafe yang nyaman, pengalaman pelanggan yang memuaskan, dan kualitas layanan yang unggul menjadi strategi penting bagi Merci Cafe untuk mempertahankan dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Kesimpulannya, ketiga variabel yang diteliti secara simultan berkontribusi signifikan terhadap Repurchase Intention, sehingga manajemen cafe perlu fokus pada optimalisasi aspek-aspek tersebut untuk mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
Strategi Konten Interaktif dan Persepsi Nilai serta Keterlibatan Konsumen di PT. Indo Bismar Surabaya Nabila Faiqoh; Hanafi Adi Putranto
Jurnal Bisnis Kreatif dan Inovatif Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Bisnis Kreatif dan Inovatif
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jubikin.v2i4.1088

Abstract

This study aims to analyze interactive content strategies, value perceptions, and consumer engagement at PT. Indo Bismar Surabaya. The background of this study is based on the increasingly dominant trend of short video-based marketing on social media, yet Indo Bismar's consumer engagement levels remain limited. The research method uses a qualitative approach with a case study design. Data was collected through semi-structured interviews with digital marketing staff, interns, and consumers, and reinforced by observing content on the company's official Instagram account. The analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that Indo Bismar's content strategy is dominated by entertainment content oriented towards visibility, while product information only receives a small portion. The creativity of the internship team strengthens content implementation, but limited human resources and budget hinder consistency. Consumers rate content value higher when information, entertainment, and interactivity are present simultaneously, which ultimately increases engagement. This study confirms that the success of digital marketing depends not only on content creativity, but also on the organization's ability to strategically manage internal resources.
Pengaruh Influencer Marketing dan Social Media Marketing Terhadap Brand Awareness Produk Deliwafa Arfan Akbar Maulana; Hanafi Adi Putranto
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i4.328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Influencer Marketing dan Social Media Marketing terhadap Brand Awareness produk Deliwafa. Dengan pendekatan kuantitatif melalui analisis regresi, hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap brand awareness. Influencer Marketing memiliki pengaruh paling dominan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,487 dan p-value 0,000, yang menegaskan perannya dalam membentuk pengenalan dan ingatan konsumen terhadap merek. Social Media Marketing juga memberikan kontribusi positif dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,437 dan p-value 0,000, yang menekankan pentingnya pengelolaan konten, interaksi, serta keterlibatan konsumen melalui platform digital. Hasil ini menegaskan bahwa strategi pemasaran digital, khususnya influencer marketing dan social media marketing, merupakan alat yang efektif dalam memperkuat brand awareness dan menempatkan Deliwafa di benak konsumen.
Scarcity Marketing dan Arousal terhadap Impulse Buying Live Streaming Tiktok Shop Dina Wardatul Maula; Hanafi Adi Putranto
JURNAL RISET MANAJEMEN (JURMA) Vol 3 No 4 (2025): JURNAL RISET MANAJEMEN (JURMA)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jurma.v3i4.3649

Abstract

This study aims to analyze the effect of scarcity marketing on impulse buying through arousal as a mediating variable among TikTok Shop users in Indonesia. The live shopping phenomenon on the TikTok Shop platform has created unique consumer behavior dynamics, where product scarcity strategies become the main trigger for impulsive purchases. This study employs a quantitative approach with a survey method involving 250 respondents who are TikTok Shop users who have made purchases through the live streaming feature. Data analysis techniques using Structural Equation Modeling (SEM) were applied to examine the relationships between variables. The results show that scarcity marketing has a positive and significant effect on arousal (β=0.742; p<0.001) and impulse buying (β=0.389; p<0.001). Arousal is also proven to have a positive and significant effect on impulse buying (β=0.456; p<0.001) and mediates the relationship between scarcity marketing and impulse buying (indirect effect=0.338; p<0.001). These findings confirm that time and quantity scarcity strategies can stimulate consumers' emotional arousal, which subsequently drives spontaneous purchase decisions. This study provides theoretical contributions in understanding the psychological mechanisms of digital consumers and practical implications for business practitioners in designing effective live commerce marketing strategies.