Ponggohong, Jendy Megumi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Liturgi Sebagai Jantung Iman: Menghidupi Misteri Allah Di Era Kontemporer Moniaga, Reiny; Rengkung, Yansye Christine; Kawatu, Gloria Patrisia; Ponggohong, Jendy Megumi; Talumepa, Ventje Albert
Makarios: Jurnal Teologi Kontekstual Vol 4 No 2 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/mak.v4i2.427

Abstract

Artikel ini mengkaji liturgi sebagai jantung iman yang menjadi sumber kehidupan rohani gereja sekaligus ruang perjumpaan manusia dengan Allah di tengah dinamika perubahan era kontemporer. Dalam konteks gereja modern, liturgi sering kali kehilangan makna spiritualnya karena terjebak dalam formalitas dan rutinitas ibadah, padahal di dalamnya terkandung dimensi misteri yang memampukan umat mengalami transformasi batin. Melalui liturgi, umat beriman diajak untuk memasuki realitas kasih Allah yang hadir dan bekerja di tengah dunia, sehingga ibadah bukan hanya menjadi ekspresi religius, tetapi juga pengalaman hidup yang memperbarui iman, harapan, dan kasih. Kebaruan penelitian ini terletak pada penegasan bahwa liturgi bukan hanya tata ibadah, melainkan dinamika hidup yang menghubungkan altar dengan realitas dunia, sehingga menjadi sumber pembaruan rohani, sosial, dan misioner gereja masa kini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka yang berfokus pada analisis literatur teologi liturgi klasik dan kontemporer untuk memahami fungsi liturgi dalam pembentukan iman dan spiritualitas jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa liturgi berperan sebagai sarana formasi rohani yang mendidik umat untuk mengalami kehadiran Allah secara nyata, membangun kesadaran iman, dan mewujudkan kasih dalam tindakan sosial.
KASIH KARUNIA SEBAGAI DASAR ETIKA KEHIDUPAN KRISTEN DALAM PANDANGAN JOHN CALVIN Ponggohong, Jendy Megumi; Gosal, Riedel Christian
Jurnal Teologi RAI Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Teologi RAI - Edisi April
Publisher : STT-RAI Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63276/jurnalrai.v3i1.125

Abstract

This article examines John Calvin's thought on grace (gratia Dei) as the foundational principle of ethics in Christian life. According to Calvin, fallen humans are inherently incapable of performing truly good actions without the intervention of God’s grace; thus, all genuine moral acts arise from hearts renewed by the Holy Spirit. The study was conducted in three main stages. First, conceptual observation of modern moral phenomena, highlighting the tendency of humans to place themselves at the center of morality, apart from God’s authority, resulting in ethical relativism. Second, a literature review covering both classical and contemporary works, including Calvin’s writings, as well as research from the past five years on the relationship between grace and Christian ethics. Third, a descriptive-theological analysis of the collected data to interpret and integrate Calvin’s perspective on grace and ethics. The findings indicate that Christian ethics, according to Calvin, does not exist independently as a moral system but is the fruit of God’s grace, guiding believers to live holy, responsible lives that reflect Christ in all aspects of personal, social, and church community life. This article emphasizes the continued relevance of Calvin’s teaching for the contemporary church, especially in confronting moral challenges, ethical relativism, and modern cultural pressures that often prioritize human autonomy.