Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DINAMIKA TRADISI BARITAN : WUJUD KEARIFAN LOKAL DAN NILAI KEISLAMAN MASYARAKAT DESA MARON GARUNG WONOSOBO Khalimatus Sakdiyah; Mailatussakinah; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam pelaksanaan tradisi Baritan di Desa Maron, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, dengan fokus pada prosesi tradisi, makna simbolis hidangan, waktu dan lokasi pelaksanaan, serta maksud dan tujuan tradisi dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, serta kajian literatur pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta dilengkapi dengan triangulasi sumber dan teknik untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Baritan merupakan ritual budaya yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan keselamatan kepada Allah SWT. Prosesi Baritan meliputi slametan di sumber mata air, nyadran atau bersih makam, doa bersama pada malam hari, serta penyembelihan kambing kendhit sebagai simbol tolak bala. Tradisi ini juga mengandung makna kebersamaan, solidaritas sosial, dan tanggung jawab ekologis melalui kegiatan pelestarian lingkungan seperti penanaman pohon dan perawatan mata air. Dengan demikian, tradisi Baritan tidak hanya memiliki nilai religius dan sosial, tetapi juga menjadi identitas budaya dan sarana memperkuat harmoni masyarakat Desa Maron.
PENGEMBANGAN SENI GAMELAN OLEH KRT. (KANJENG RADEN TUMENGGUNG) DWIDJO HARSONO : STRATEGI, TANTANGAN, DAN DAMPAKNYA BAGI MASYARAKAT DESA PRIGI BANJARNEGARA Wissda Azzahro Chairunisa; Mailatussakinah; Vava Imam Agus Faisal
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi, tantangan, dan dampak pengembangan seni gamelan yang dilakukan oleh KRT. Dwidjo Harsono di Desa Prigi, Banjarnegara. Seni gamelan sebagai warisan budaya tak benda memiliki nilai historis, filosofis, sosial, dan edukatif yang penting bagi masyarakat Jawa, namun menghadapi tantangan serius akibat modernisasi dan perubahan pola kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan gamelan dilakukan melalui pewarisan ilmu secara turun-temurun, pembinaan generasi muda sejak dini, latihan rutin berkelanjutan, keterlibatan gamelan dalam kegiatan sosial dan adat, serta promosi melalui pentas budaya. Tantangan utama meliputi lemahnya regenerasi, keterbatasan sarana dan pendanaan, perubahan selera generasi muda, serta minimnya manajemen seni yang profesional. Adapun dampak pengembangan gamelan dirasakan secara bertahap, berupa tumbuhnya rasa bangga dan identitas budaya masyarakat, penguatan solidaritas sosial, serta internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter pada generasi muda. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan seni gamelan berbasis nilai lokal dan partisipasi masyarakat mampu menciptakan keberlanjutan budaya yang kontekstual dan berakar kuat dalam kehidupan sosial masyarakat desa.