Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Daily Literacy, Story Telling, dan Pojok Baca Pada Minat Baca Siswa SMP IT Nurul Quran Al Aziziyah Hendriawan, M. Zulia; Alfiana, Khairi; Nurnabilah, Nurnabilah; Ramadhan, Rifki Awallul; Farhan, M. Zainul; Lu'luilmaknun, Ulfa
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rengganis.v5i2.965

Abstract

Daily Literacy, Story Telling, and Reading Corner are programs of the Kampus Mengajar (KM) 8 team at SMP IT Nurul Quran Al Aziziyah. The purpose of implementing Daily Literacy, Story Telling, and Reading Corner is to describe the role of language literacy in increasing reading interest in students of SMP IT Nurul Quran Al Aziziyah. The Implementation Method for this activity are the preparation, implementation, and evaluation stages. The preparation stage starts on September 10-13, 2024. Implementation for Daily Literacy, Story Telling, and Reading Corner has been carried out in September-November 2024. Through interviews with the principal, teachers and students as well as observations and documentation were carried out to determine the literacy level of students of SMP IT Nurul Quran Al Azziyah as material for evaluating activities. Based on the data collected, it is then described and analyzed. It can be concluded that 1) literacy activities at SMP IT Nurul Quran Al Azziyah play a role in motivating students to like reading and writing activities, 2) the obstacles of the school in increasing the interest in reading and writing of upper-class students through literacy activities are discipline, student habits, interests, and methods applied by teachers, and 3) the school's efforts to increase the interest in reading and writing of upper-class students through literacy activities are that the school always provides socialization regarding literacy activities, introduces the importance of fostering interest and holds competitions as a forum for students to actively participate.
Penerapan Problem Based Learning Berbantuan Video  Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Peserta Didik Kelas VIII SMP IT Nurul Quran Al Aziziyah Ramadhan, Rifki Awallul; Ismail, M.; Basariah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/50vn9327

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, dimana hanya 14 siswa (41,18%) dari 34 siswa yang mencapai nilai KKM ≥75, serta proses pembelajaran yang masih konvensional dan kurang menarik minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media video di kelas VIII SMP IT Nurul Quran Al-Aziziyah Mataram. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga pertemuan. Setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 34 siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa. Pada kondisi awal, nilai rata-rata siswa sebesar 65,84 dengan 14 siswa (41,18%) mencapai KKM. Setelah siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 67,21 dengan 21 siswa (61,76%) mencapai KKM, atau terjadi peningkatan sebesar 20,58%. Pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 79,12 dengan 31 siswa (91,18%) mencapai KKM, atau meningkat 29,42% dari siklus I. Ketercapaian descriptor pembelajaran juga meningkat dari 86,4% (19 dari 22 descriptor) pada siklus I menjadi 95,45% (21 dari 22 descriptor) pada siklus II.  Implikasi praktis dari temuan ini adalah bahwa guru dapat mengadopsi model PBL berbantuan video sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa. Bagi sekolah, hasil penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan fasilitas media pembelajaran serta pelatihan guru dalam mengintegrasikan teknologi dan model pembelajaran aktif guna meningkatkan mutu pembelajaran secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media video terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.