Solikhati, Nur Indah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A ANALISIS PENGGUNAAN RELASI MAKNA HIPONIM DAN HIPERNIM PADA ARTIKEL BERITA DIGITAL CNN EDISI OKTOBER 2024 Asabilah, Fifi; Solikhati, Nur Indah
Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/s.v4i2.20046

Abstract

This research is motivated by the existence of hyponyms and hypernyms found in digital news articles from CNN. A hyponym is a word that has a specific or detailed meaning within a particular category, while a hypernym is a word with a general meaning that encompasses several hyponyms. This research aims to analyze the use of hyponym and hypernym meanings in CNN digital news articles from the October 2024 edition, specifically in the lifestyle category, focusing on the health and food sections. This qualitative research employs content analysis methods on selected news articles. Data collection was carried out using observation and note-taking techniques, while data validity was ensured through theoretical triangulation. The results indicate that there are 26 forms of hyponym and hypernym usage in the lifestyle news category, particularly in the health and food sections. An example of a hyponym is found in data excerpt number 25: “Besides purple, there are also eggplants that are green, yellow, and even white,” where the words ‘green,’ ‘yellow,’ and ‘white’ function as hyponyms. Meanwhile, an example of a hypernym is found in data excerpt number 26: “These events feature cultural activities and performances, arts, and cultural activists from the majority populations of Saudi Arabia, as well as representatives from India, the Philippines, Indonesia, Pakistan, Yemen, Sudan, and Jordan.” The word ‘countries’ is a hypernym encompassing these various nations. From these findings, it can be discussed that the use of hyponyms and hypernyms in digital news articles plays an important role in providing clarity and specificity of meaning within the context of lifestyle news, particularly in the health and food sections.
BENTUK TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM PROGRAM SHOPEE HAUL DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Sholeha, Risma Amalia; Melasarianti, Lalita; Solikhati, Nur Indah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1356

Abstract

Program Shopee Haul yang berada dalam media sosial Instagram dijadikan sebagi strategi pemasaran digital utama para afiliator. Melalui tuturannya penutur telah menggunakan strategi kebahasaan untuk mencapai keberhasilan promosi secara digital yang begantung pada penyampaiannya saat akan membujuk, merekomendasikan, atau menawarkan melakukan tindakan pembelian tanpa memaksa. Dalam hal ini, penggunaan tindak tutur direktif sebagai pemberian ulasan atau menjadi solusi yang memberikan kemanfaatan setelah memilkinya sehingga dijadikan sebagai kepentingan terhadap fenomena ini. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif yang digunakan oleh penutur ketika mempromosikan produknya. Metode penelitian yang digunakan dengan deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan tuturan dari penggalan kalimat yang digunakan oleh afiliator dalam konten promosi tersebut bertema Shopee Haul di media sosial Instagram. Sumber data dari kumpulan konten video di Instagram yang diunggah oleh beberapa akun afiliator dari afiliasi resmi Shopee Haul. Teknik penggambilan data menggunakan metode simak dengan teknik sadap sebagai teknik utama, kemudian dilanjutkan dengan teknik lanjutan berupa teknik Simak bebas libat cakap (SBLC), dan teknik catat. Hasil peneliti menemukan bentuk dari tindak tutur direktif dalam proses promosi yang dilakukan oleh afliator pada kegiatan Shopee Haul di reels Instagram meliputi bentuk permintaan, ajakan, nasihat, perintah, dan larangan. Berdasarkan sumber data tersebut terdapat 3 data direktif permintaan, 20 data bentuk direktif ajakan, 36 data direktif nasihat, dan 4 data direktif larangan. Bentuk dari tuturan direktif nasihat dengan jumlah 36 data menjadi yang dominan atau banyak di dapatkan dalam penelitian. Hal tersebut disebabkan karena penutur mengutamakan tujuan dari tuturannya untuk memengaruhi yang menawarkan serta meyakinkan terkait produk yang dipromosikan.