Tasi’ Nugroho Mauloyo
Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sebagai Instrumen Penguatan Karakter Tanggung Jawab Dan Disiplin Mahasiswa Hukum Keluarga Islam Semester 1  Di Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri Mamluaturrohmah; Ali Riyadi; Tasi’ Nugroho Mauloyo
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 1 No. 5 (2025): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Bulan November 2025)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v1i5.109

Abstract

This study aims to analyze the role of Civic and Pancasila Education (PPKn) as an instrument for strengthening the character of responsibility and discipline among first-semester students of the Islamic Family Law Study Program at Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri. The background of this study stems from the importance of character education in higher education, particularly related to discipline and responsibility as fundamental values for shaping good citizens. This research employs a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation techniques. The findings indicate that PPKn plays a significant role in character development through learning plans that include character indicators, active and collaborative learning practices, lecturer role modeling, and evaluation systems that emphasize moral and ethical aspects of students. Supporting factors in character strengthening include the pesantren-based campus culture, lecturer exemplary behavior, and Islamic value–based learning approaches, while inhibiting factors include students’ low personal awareness and technological distractions. Overall, PPKn functions as an effective medium for fostering student discipline, responsibility, and awareness of national identity and ethical conduct.
Sanksi Penyalahgunaan Hak Cipta Kitab Kuning: Studi Komparatif Hukum Positif Indonesia dan Hukum Islam: Penelitian Tasi’ Nugroho Mauloyo; M. Ilham Fajry Akbar; M. Yalis Shokhib
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.364

Abstract

Kitab kuning sebagai warisan intelektual Islam memiliki kedudukan penting dalam sistem pendidikan pesantren di Indonesia, namun fenomena penyalahgunaan hak cipta terhadapnya semakin marak seiring perkembangan teknologi reproduksi dan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji sanksi penyalahgunaan hak cipta kitab kuning dalam perspektif hukum positif Indonesia dan hukum Islam secara komparatif. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum positif, perlindungan hak cipta kitab kuning diatur melalui UU Nomor 28 Tahun 2014 dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp4 miliar untuk kasus pembajakan. Sementara itu, hukum Islam memandang penyalahgunaan hak cipta sebagai perbuatan haram berdasarkan prinsip larangan mengambil hak orang lain, konsep mashlahah, dan maqashid al-syariah, dengan sanksi berupa ta'zir yang fleksibel sesuai kebijaksanaan hakim. Fatwa MUI Nomor 1 Tahun 2003 menegaskan bahwa hak cipta termasuk huquq maliyyah yang wajib dilindungi. Perbandingan kedua sistem menunjukkan titik temu dalam mengakui bahwa pelanggaran hak cipta layak disanksi, namun berbeda dalam filosofi, dasar normatif, dan mekanisme penegakan. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan integratif yang menggabungkan kekuatan hukum positif dengan nilai-nilai Islam, serta pengembangan model akses terjangkau seperti wakaf intelektual.