Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Transisi Energi Global dan Strategi Kebijakan Ekspor Energi Indonesia Berdaya Saing Matondang, Khairani Alawiyah; Shafana, Anisa Nur; Butarbutar, Gebynatalia; Avrilya, Sri Zalfa; Sidauruk, Vande Mart
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3851

Abstract

Perubahan fundamental dalam sistem energi global yang diakselerasi oleh program dekarbonisasi dan transisi menuju energi terbarukan telah menciptakan dampak transformatif terhadap struktur ekspor komoditas energi Indonesia. Ketergantungan historis pada ekspor batu bara dan gas alam kini mengalami tekanan kompleks seiring dengan tren penurunan permintaan global dari pasar tradisional dan semakin menguatnya standar lingkungan internasional yang harus dipatuhi. Di sisi lain, gelombang transisi energi justru membuka kesempatan strategis melalui meningkatnya permintaan global terhadap mineral kritis seperti nikel, tembaga, dan bauksit, yang didorong oleh revolusi industri teknologi hijau, termasuk pengembangan kendaraan listrik, sistem penyimpanan energi, dan infrastruktur energi terbarukan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif melalui studi literatur mendalam untuk menganalisis tiga aspek utama: dinamika pasar energi global, kerentanan daya saing komoditas fosil, serta prospek pengembangan hilirisasi mineral strategis. Hasil analisis mengidentifikasi kebutuhan mendesak akan strategi komprehensif yang mengintegrasikan empat pilar utama: optimalisasi industri energi fosil melalui peningkatan efisiensi dan nilai tambah, akselerasi program industrialisasi mineral dalam negeri, penguatan kerangka diplomasi ekonomi dan perdagangan internasional, serta harmonisasi kebijakan domestik dengan perkembangan standar lingkungan global. Implementasi kebijakan yang terpadu dan visioner ini memungkinkan Indonesia tidak hanya mengatasi tantangan struktural transisi energi, tetapi juga memanfaatkannya sebagai peluang strategis untuk memperkuat posisi dalam rantai nilai energi bersih global sekaligus membangun fondasi yang kokoh bagi peningkatan daya saing ekspor jangka panjang yang berkelanjutan dan bernilai tambah tinggi.
Pengaruh Pertumbuhan Penduduk dan Pengeluaran Makanan terhadap Ketimpangan Pendapatan Sumatera Utara 2024 Shafana, Anisa Nur; Naipospos, Daffa Alfah Ridho; Butarbutar, Geby Natalia; Avrilya, Sri Zalfa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7466

Abstract

Salah satu ukuran penting untuk mengukur keberhasilan pembangunan ekonomi suatu daerah adalah ketimpangan pendapatan. Ketimpangan yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menciptakan kesenjangan sosial yang semakin lebar di masyarakat. Sejauh mana laju pertumbuhan penduduk dan pengeluaran makanan per kapita berkontribusi terhadap ketimpangan pendapatan di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2024 adalah tujuan utama dari penelitian ini. Metode deskriptif kuantitatif yang digunakan terdiri dari data sekunder lintas daerah (cross section) yang mencakup 33 kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Utara. Perangkat lunak EViews digunakan untuk melakukan analisis regresi linier berganda pada data yang telah dikumpulkan. Hasilnya menunjukkan bahwa laju pertumbuhan penduduk berkorelasi negatif dengan ketimpangan pendapatan, dan pengeluaran makanan per kapita juga berkorelasi negatif dengan nilai Gini Ratio. Kedua variabel tersebut terbukti berdampak secara statistik pada distribusi pendapatan regional ketika digunakan secara bersamaan dalam model penelitian. Menurut nilai Adjusted R-squared, model yang dibangun mampu menjelaskan sebagian besar variasi ketimpangan pendapatan yang terjadi di Sumatera Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur distribusi pendapatan regional dibentuk sebagian besar oleh pola belanja konsumsi rumah tangga dan dinamika kependudukan yang terus berkembang setiap tahunnya. Oleh karena itu, kebijakan yang berfokus pada pengendalian pertumbuhan penduduk serta peningkatan daya beli masyarakat perlu diperhatikan secara serius oleh pemerintah daerah.