Rumansah, Raka Putra Pratama
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN APLIKASI “ITERA-VISION-GPR-UI (ITERA VISION SYSTEM FOR GPR UTILITIES INFERENCE)” BERBASIS COMPUTER VISION DENGAN MODEL YOLOV12 UNTUK DETEKSI UTILITAS PADA METODE GROUND PENETRATING RADAR Rumansah, Raka Putra Pratama; Paembonan, Andri Yadi; Andika, Putu Pradnya
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v11i1.49883

Abstract

Permasalahan dalam interpretasi data Ground Penetrating Radar (GPR) adalah ketergantungan terhadap keahlian operator, waktu analisis yang lama, dan potensi subjektivitas hasil. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini mengimplementasikan teknologi computer vision menggunakan model YOLOv12 (You Only Look Once) yang mampu mendeteksi pola hiperbolik secara otomatis. Pengembangan aplikasi berbasis computer vision bernama “ITERA-VISION-GPR-UI (ITERA Vision System for GPR Utilities Inference)” dirancang untuk mendeteksi utilitas bawah permukaan menggunakan citra radargram dari metode GPR.  Dataset penelitian terdiri dari 82 citra radargram yang telah melalui tahapan pre-processing dan labelling menggunakan Roboflow. Pelatihan model dilakukan pada Google Colaboratory menggunakan varian YOLOv12s dengan parameter utama epochs 500, optimizer AdamW, dan patience 100. Pada epoch ke-292, hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mencapai nilai Precision sebesar 0,85, Recall 0,77, mAP@50 0,82, dan mAP@50–95 0,51 dengan akurasi keseluruhan 69%. Nilai-nilai tersebut membuktikan bahwa model memiliki performa yang cukup baik dalam mendeteksi utilitas bawah permukaan. Aplikasi yang dibangun kelak dapat membantu geophysicist dalam melakukan interpretasi citra radargram secara lebih efisien, cepat, dan akurat.
Identifikasi Jalur Air Panas dengan Menggunakan Metode Geolistrik 2D dan Very Low Frequency Electromagnetic di Desa Muara Putih, Kecamatan Natar, Lampung Selatan Atsani, Ahmad Rozali; Rumansah, Raka Putra Pratama; Saragi, Ibrani Uli; Cahyanto, Muhammad Hashfi; Irawati, Selvi Misnia
Jurnal Geosains dan Teknologi Article in progress
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.0.0.0.%p

Abstract

Mata air panas Cisarua di Desa Muara Putih, Natar, Lampung Selatan, merupakan manifestasi panas bumi yang terletak jauh dari zona vulkanik aktif, sehingga memerlukan penelitian untuk memahami mekanisme kemunculannya. Daerah ini tersusun atas endapan vulkanik muda, Formasi Lampung, dan batuan malihan, serta dilalui patahan berarah barat laut–tenggara sebagai bagian dari Sesar Lampung Panjang. Penelitian ini bertujuan mendeteksi jalur aliran fluida panas bumi melalui kombinasi metode Geolistrik 2D dan Very Low Frequency Electromagnetic (VLF-EM). Pengukuran dilakukan pada dua lintasan terintegrasi, sepanjang 350 m dan 470 m. Data VLF-EM diolah menggunakan filter NA- MEMD, Fraser, dan Karous-Hjelt serta inversi 2D. Hasilnya menunjukkan anomali resistif vertikal (≤100 Ωm) dan anomali resistif dangkal (≤60 Ωm) yang diduga jalur fluida. Tiga lapisan utama teridentifikasi: top soil (>80 Ωm), lempung tufan (0–20 Ωm), dan lempung pasiran (20–70 Ωm). Pada lintasan pertama terindikasi tiga zona sesar, salah satunya sesuai dengan penelitian sebelumnya yang diperkirakan sebagai jalur air panas dengan arah barat laut–tenggara . Lintasan kedua tidak menunjukkan sesar karena tidak adanya kontras anomali resistivitas dan tidak didukung oleh data sekunder atau penelitian yang lain. Kedua metode menunjukkan pola resistivitas yang selaras, sehingga efektif digunakan untuk studi pendahuluan panas bumi.