Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penilaian Kerja terhadap Kinerja Pegawai PT. Heri Daya Integra Ariyanto, Tomi Eko; Kristanto, Yudi; Rustomo, Rustomo
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15310

Abstract

Menurunnya kinerja Pegawai PT. Heri Daya Integra dapat disebabkan oleh beberapa faktor Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja antara lain adalah Penilaian Kerja. dengan adanya Penilaian Kerja maka pegawai akan merasa bertanggungjawab dengan segala tugasnya dan akan bekerja dengan sepenuh hati. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penilaian kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian yang menggunakan metode kuantitatif dengan teknik asosiatif ini dilakukan di PT. Heri Daya Integra dengan populasi berjumlah 40 orang karyawan dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan, hasil Pembimbingan persamaan regresi linear Ý = 17,163 + 0,795X dapat digunakan untuk menjelaskan bentuk hubungan linear antara Penilaian Kerja dengan Kinerja Pegawai. Persamaan regresi linear Ý = 17,163 + 0,795X menunjukkan bahwa apabila Penilaian Kerja serta Kinerja Pegawai diukur dengan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, maka setiap kenaikan satu unit skor Penilaian Kerja (X) akan diikuti oleh kenaikan skor Kinerja Karyawan sebesar 0,79 dengan konstanta 17,163. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data statistik dapat diperoleh koefisien korelasi sebesar r = 0,713 dan koefisien determinasi sebesar R = r2 = 0,508. Pengujian signifikasi terhadap korelasi diperoleh thitung (6,266) > t tabel (2,021) pada  = 0,05, menunjukkan bahwa koefisien korelasi signifikan. Dengan demikian, hipotesis penelitian yang menyatakan terdapat hubungan antara Penilaian Kerja dengan Kinerja Karyawan dapat diterima. Artinya semakin baik Penilaian Kerja seseorang akan diikuti oleh tingginya Kinerja Karyawan. Sementara itu, koefisien determinasi 0,508 menunjukkan bahwa 50,8% variasi Kinerja Karyawan dapat dijelaskan oleh variasi Penilaian Kerja, sisanya sebanyak 49,2% ditentukan oleh faktor lain diluar Penilaian Kerja