Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Self-Efficacy, Kemampuan Kerja Sama, dan Kemampuan Berpikir Kreatif terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Karyawan Post Training Kristanto, Yudi; Sudibjo, Niko
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 50, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v50i1.29243

Abstract

Sebagai salah satu aspek yang sangat krusial dari kompetensi karyawan di bidang jasa, kemampuan menyelesaikan masalah penting untuk dilatih dan dikembangkan dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh self-efficacy, kemampuan kerja sama dan kemampuan berpikir kreatif terhadap kemampuan pembelajar untuk memecahkan masalah. Walaupun ada beberapa penelitian terdahulu mengenai beberapa aspek dari kemampuan-kemampuan ini, namun belum ada suatu studi yang komprehensif mengaitkan kemampuan-kemampuan ini di dalam ranah penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan 30 karyawan Dwidaya World Wide Jakarta Barat yang baru saja menjalani pelatihan sebagai populasinya. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang terkait dengan kemampuan-kemampuan di atas, lalu dilakukan analisa dengan metode PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukan bahwa self-efficacy, kemampuan kerja sama, dan kemampuan berpikir kreatif berpengaruh positif terhadap kemampuan memecahkan masalah.Kata kunci: self efficacy, kemampuan kerja sama, kemampuan berpikir kreatif, kemampuan memecahkan masalah As a very crucial aspect of service-based industy student-trainee competence, problem-solving ability of students needs to be enhanced by considering factors which affect the problem solving ability. This research is aimed to measure the effect of self-efficacy, collaborative skills and creative thinking skills on their ability to solve problem. While some former researches dealt with some aspects of these skills, there has not been comprehensive study merging these skills in the light of quantitative approach. The research is conducted quantitatively with the population of 30 employees of PT Dwidaya World Wide in West Jakarta who have just been trained in Travel Consultant Training. The primary data is collected by using questionnaires corresponding to each of the skills and then analysis done by using PLS-SEM method. The results showed that self-efficacy, cooperative skills, and creative thinking influenced positively to problem solving ability.Keywords: Sebagai salah satu aspek yang sangat krusial dari kompetensi karyawan di bidang jasa, kemampuan menyelesaikan masalah penting untuk dilatih dan dikembangkan dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh self-efficacy, kemampuan kerja sama dan kemampuan berpikir kreatif terhadap kemampuan pembelajar untuk memecahkan masalah. Walaupun ada beberapa penelitian terdahulu mengenai beberapa aspek dari kemampuan-kemampuan ini, namun belum ada suatu studi yang komprehensif mengaitkan kemampuan-kemampuan ini di dalam ranah penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan 30 karyawan Dwidaya World Wide Jakarta Barat yang baru saja menjalani pelatihan sebagai populasinya. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang terkait dengan kemampuan-kemampuan di atas, lalu dilakukan analisa dengan metode PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukan bahwa self-efficacy, kemampuan kerja sama, dan kemampuan berpikir kreatif berpengaruh positif terhadap kemampuan memecahkan masalah.Kata kunci: self efficacy, kemampuan kerja sama, kemampuan berpikir kreatif, kemampuan memecahkan masalah As a very crucial aspect of service-based industy student-trainee competence, problem-solving ability of students needs to be enhanced by considering factors which affect the problem solving ability. This research is aimed to measure the effect of self-efficacy, collaborative skills and creative thinking skills on their ability to solve problem. While some former researches dealt with some aspects of these skills, there has not been comprehensive study merging these skills in the light of quantitative approach. The research is conducted quantitatively with the population of 30 employees of PT Dwidaya World Wide in West Jakarta who have just been trained in Travel Consultant Training. The primary data is collected by using questionnaires corresponding to each of the skills and then analysis done by using PLS-SEM method. The results showed that self-efficacy, cooperative skills, and creative thinking influenced positively to problem solving ability.Keywords: self efficacy, cooperative skills, creative thinking, problem solving ability
Pengaruh Self-Efficacy, Kemampuan Kerja Sama, dan Kemampuan Berpikir Kreatif terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Karyawan Post Training Kristanto, Yudi; Sudibjo, Niko
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 50, No 1 (2021): April: Curriculum and Learning, Technology and Innovation in Education
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v50i1.29243

Abstract

Sebagai salah satu aspek yang sangat krusial dari kompetensi karyawan di bidang jasa, kemampuan menyelesaikan masalah penting untuk dilatih dan dikembangkan dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh self-efficacy, kemampuan kerja sama dan kemampuan berpikir kreatif terhadap kemampuan pembelajar untuk memecahkan masalah. Walaupun ada beberapa penelitian terdahulu mengenai beberapa aspek dari kemampuan-kemampuan ini, namun belum ada suatu studi yang komprehensif mengaitkan kemampuan-kemampuan ini di dalam ranah penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan 30 karyawan Dwidaya World Wide Jakarta Barat yang baru saja menjalani pelatihan sebagai populasinya. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang terkait dengan kemampuan-kemampuan di atas, lalu dilakukan analisa dengan metode PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukan bahwa self-efficacy, kemampuan kerja sama, dan kemampuan berpikir kreatif berpengaruh positif terhadap kemampuan memecahkan masalah.Kata kunci: self efficacy, kemampuan kerja sama, kemampuan berpikir kreatif, kemampuan memecahkan masalah As a very crucial aspect of service-based industy student-trainee competence, problem-solving ability of students needs to be enhanced by considering factors which affect the problem solving ability. This research is aimed to measure the effect of self-efficacy, collaborative skills and creative thinking skills on their ability to solve problem. While some former researches dealt with some aspects of these skills, there has not been comprehensive study merging these skills in the light of quantitative approach. The research is conducted quantitatively with the population of 30 employees of PT Dwidaya World Wide in West Jakarta who have just been trained in Travel Consultant Training. The primary data is collected by using questionnaires corresponding to each of the skills and then analysis done by using PLS-SEM method. The results showed that self-efficacy, cooperative skills, and creative thinking influenced positively to problem solving ability.Keywords: Sebagai salah satu aspek yang sangat krusial dari kompetensi karyawan di bidang jasa, kemampuan menyelesaikan masalah penting untuk dilatih dan dikembangkan dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh self-efficacy, kemampuan kerja sama dan kemampuan berpikir kreatif terhadap kemampuan pembelajar untuk memecahkan masalah. Walaupun ada beberapa penelitian terdahulu mengenai beberapa aspek dari kemampuan-kemampuan ini, namun belum ada suatu studi yang komprehensif mengaitkan kemampuan-kemampuan ini di dalam ranah penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan 30 karyawan Dwidaya World Wide Jakarta Barat yang baru saja menjalani pelatihan sebagai populasinya. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang terkait dengan kemampuan-kemampuan di atas, lalu dilakukan analisa dengan metode PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukan bahwa self-efficacy, kemampuan kerja sama, dan kemampuan berpikir kreatif berpengaruh positif terhadap kemampuan memecahkan masalah.Kata kunci: self efficacy, kemampuan kerja sama, kemampuan berpikir kreatif, kemampuan memecahkan masalah As a very crucial aspect of service-based industy student-trainee competence, problem-solving ability of students needs to be enhanced by considering factors which affect the problem solving ability. This research is aimed to measure the effect of self-efficacy, collaborative skills and creative thinking skills on their ability to solve problem. While some former researches dealt with some aspects of these skills, there has not been comprehensive study merging these skills in the light of quantitative approach. The research is conducted quantitatively with the population of 30 employees of PT Dwidaya World Wide in West Jakarta who have just been trained in Travel Consultant Training. The primary data is collected by using questionnaires corresponding to each of the skills and then analysis done by using PLS-SEM method. The results showed that self-efficacy, cooperative skills, and creative thinking influenced positively to problem solving ability.Keywords: self efficacy, cooperative skills, creative thinking, problem solving ability
Pengaruh Pemberian Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan PT. Jasa Kawan Indonesia Yolanda, Nanda; Kristanto, Yudi; Partimah, Partimah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.12036

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh akibat timbulnya permasalahan pada Pemberian Kompensasi yang kurang tepat maka terjadilah fenomena masalah mengenai penurunan Kinerja karyawan, dimana karyawan terkesan asal-asalan dalam bekerja, tergesa-gesa dalam menyimpulkan suatu masalah yang berakibat pada kesalahan kerja yaitu kurang teliti dalam menganalisa kerusakan alat saat Trouble Shooting yang berakibat pada disinformasi sehingga mengakibatkan Rekomendasi Sparepart yang tidak tepat serta Rasa memiliki tempat kerja sangat Rendah (Sense of Belonging). Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Pemberian Kompensasi terhadap kinerja pegawai. Penelitian yang menggunakan metode kuantitatif dengan teknik asosiatif ini dilakukan di PT. Hirura Kogyo dengan populasi berjumlah 30 orang karyawan dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner.Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh koefisien korelasi sebesar r = 0,749 dan koefisien determinasi sebesar R = r2 = 0,561. Pengujian signifikasi terhadap korelasi diperoleh thitung (5,985) > t tabel (2,00) pada ? = 0,05, menunjukkan bahwa koefisien korelasi signifikan. Dengan demikian, hipotesis penelitian yang menyatakan terdapat hubungan antara Pemberian Kompensasi dengan Kinerja Karyawan dapat diterima. Artinya semakin tinggi Pemberian Kompensasi akan diikuti oleh tingginya Kinerja Karyawan. Sementara itu, koefisien determinasi 0,561 menunjukkan bahwa 56,1% variasi Kinerja Karyawan dapat dijelaskan oleh variasi Pemberian Kompensasi, sisanya sebanyak 43,9% ditentukan oleh faktor lain diluar Pemberian Kompensasi.
Pengaruh Pemberian Reward Dan Punishment Terhadap Kinerja Karyawan PT. Hiruta Kogyo : The Effect Of Giving Rewards And Punishment On The Performance Of PT. Hiruta Kogyo Employees Suhendra, Eman; Kristanto, Yudi; Supriyadi
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.1231

Abstract

Menurunnya kinerja karyawan di PT Hiruta Kogyo dapat disebabkan oleh beberapa faktor, Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja antara lain adalah Reward dan Punishman. dengan adanya Reward dan Punishman maka pegawai akan merasa bertanggungjawab dengan segala tugasnya dan akan bekerja dengan sepenuh hati. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Reward dan Punishman terhadap kinerja pegawai. Penelitian yang menggunakan metode kuantitatif dengan teknik asosiatif ini dilakukan di PT Hiruta Kogyo dengan populasi berjumlah 30 orang karyawan dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan, hasil pengujian persamaan regresi linear ganda Ý = 9,767 + 0,508X1 + 0,445X2 dapat digunakan untuk menjelaskan bentuk hubungan linear antara Reward dan Punishman dengan Kinerja Pegawai. Persamaan regresi linear ganda Ý = 9,767 + 0,508X1 + 0,445X2 menunjukkan bahwa apabila Reward dan Punishman serta Kinerja Pegawai diukur dengan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, maka setiap kenaikan satu unit skor Reward (X1) akan diikuti oleh kenaikan skor Kinerja Karyawan sebesar 0,508 dengan konstanta 9,767. Dan setiap kenaikan satu unit skor Punishman (X2) akan diikuti oleh kenaikan skor Kinerja Pegawai sebesar 0,445 dengan konstanta 9,767.
The Effect of Work Stress on Employee Performance at Pt Isuzu Astra Motor Indonesia Mardianto, David; Kristanto, Yudi; Taryanto, Taryanto
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 4 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i4.7309

Abstract

This study aims to examine the significant effect of Job Stress on employee performance of PT Isuzu Astra Motor Indonesia both partially and simultaneously. The method used in this research is quantitative analysis method. Where the subjects in this study were employees of PT Isuzu Astra Motor Indonesia totalling 40 samples. The primary data collection technique through questionnaires and secondary data collection through library research. While the data analysis methods used are Validity Test, Reliability Test, Data Analysis Prerequisite Test, Partial Hypothesis Test (t test), and Coefficient of Determination (R2). The results showed, based on the calculation results obtained a correlation coefficient of r = 0,702 and a coefficient of determination of R = r2 = 0.493. Significance testing of the correlation obtained tcount (6.078) > t table (2.021) at ɑ = 0.05, indicating that the correlation coefficient is significant. Thus, the research hypothesis which states that there is a relationship between Job Stress and Employee Performance can be accepted. This means that the higher a person's Job Stress will be followed by a decrease in employee performance. Meanwhile, the coefficient of determination of 0.493 shows that 49,3% of variations in employee performance can be explained by variations in Work Stress, the remaining 50,7% is determined by other factors outside of Work Stress
Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Produksi Pada Pt. Musaya Kreasindo Kristanto, Yudi; Fa’uzobihi, Fa’uzobihi; Bahri, Syamsul; Haykal, Muhammad
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 1 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i1.4913

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil survey pada PT Musaya Kreasindo yang memperoduksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Produksi pada PT Musaya Kreasindo terhadap 50 orang karyaan sebagai sampel. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik asosiatif. Tujuan penelitian ingin tentang pengaruh antara Keselamatan Kerja terhadap Kinerja Karyawan, pengaruh antara Kesehatan Kerja terhadap Kinerja Karyawan, serta pengaruh antara Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara bersama-sama terhadap Kinerja Karyawan. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh antara Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja secara bersama-sama terhadap Kinerja Karyawan yang ditunjukan oleh hasil persamaan regresi linear ganda yaitu Y’ = 23,64 + 0,74  X1 + 0,26 X2. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran terhadap PT Musaya Kreasindo untuk lebih memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja karyawan dalam rangka meningkatkan kinerja karyawannya
Pengaruh Disiplin Kerja dan Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT. Nipro Indonesia Kristanto, Yudi; Hidayat, Arif; Oktalisani, Eviewn
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12539

Abstract

Meningkatkan kinerja karyawan sehingga membantu mencapai tujuan adalah salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh perusahaan terkait manajemen sumber daya manusia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Nipro Indonesia Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan adalah 91 orang karyawan. Teknik analisa data meliputi uji instrumen (uji validitas dan reliabilitas), uji prasyarat analisis (uji normalitas dan homogenitas), dan uji hipotesis statistik (uji korelasi product moment dan uji regresi linear). Berdasarkan hasil uji statistik t menunjukkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh disiplin kerja (X1) terhadap kinerja karyawan (Y) ditandai nilai t hitung > t tabel yakni 3,313 > 1,984. Selain itu, secara parsial juga terdapat pengaruh beban kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) ditandai nilai t hitung > t tabel yakni 2,606 > 1,984. Nilai sig. F Change sebesar 0,000
The Influence of Career Development on Employee Performance in FIF Group Cikampek Karawang branch Kania, Wulan; Kristanto, Yudi; Army, Widya Lelisa
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 4 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i4.7345

Abstract

Problems with inappropriate career development result in a problem phenomenon regarding a decrease in employee performance, where employees seem to be careless in their work, hasty in concluding a problem which results in work errors. The aim of this research is to determine the effect of career development on employee performance. This research using quantitative methods with associative techniques was carried out in FIF Group Cikampek Karawang branch with a population of 30 employees with data collection techniques using questionnaires. Based on the calculation results, a correlation coefficient of r = 0.854 and a determination coefficient of R = r was obtained.2 = 0.730. Testing the significance of the correlation obtained tcount (8,691) > t table (2.00) at α = 0.05, indicating that the correlation coefficient is significant. Thus, the research hypothesis which states that there is a relationship between career development and employee performance can be accepted. This means that the higher the career development, the higher the employee performance will be. Meanwhile, the coefficient of determination of 0.730 indicates that 73% of the variation in Employee Performance. This research is motivated by the consequences that can be explained by variations in Career Development, the remaining 27% is determined by other factors outside of Career Development.
The Influence of Perceived Quality and Perceived Risk on Online Purchase Intention in E-Commerce (Case Study of Pt Shopee Indonesia) Sukarya, Sumiati; Kristanto, Yudi; Army, Widya Lelisa
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 4 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i4.7329

Abstract

This research aims to determine the effect of quality and perceived risk to online purchase intention on e-commerce (pt shopee indonesia case study). This research method uses quantitative data collection methods with questionnaires, the sample in this research consists of 100 shop customers. by using a probability sample, the data analysis used is correlation regression, so it is clear how big the influence is perceived of quality and perceived of risk to online purchase intention on e-commerce (pt shopee indonesia case study) results of research that examines the influence perceived of quality and perceived of risk to online purchase intention on e-commerce (pt shopee indonesia case study) significant effect amounting to 58.8% variation online purchase intention can be explained by variation perceived of quality and perceived of risk, the remaining 41.2% is determined by other outside factors perceived of quality and perceived of risk.
The Influence of Service Quality on Customer Loyalty at PT Hagihara Westjava Industries Pratiwi, Vira Mita Ajie; Kristanto, Yudi; Lesmana, Yanto
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 4 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i4.7365

Abstract

The aim to be achieved by conducting this research is to find out how much influence service quality has on customer satisfaction. Based on the research results, it can be seen that the service quality at PT Hagihara Westjava Industries is quite good. This is indicated by the average value of the total score of 70.35, which is quite good.  The customers at PT Hagihara Westjava Industries are good. This is indicated by the average value of the total score of 79.59, which is good. There is an influence between Service Quality and Customer Satisfaction at PT Hagihara Westjava Industries because the calculated t value (9.327) is greater than the t table value (2.000) so that H1 is accepted and the calculated t value is located in the H0 rejection area. It was found that Service Quality has a strong positive influence (r value of 0.686) and has an influence contribution of 47% on Customer Satisfaction of PT Hagihara Westjava Industries. Meanwhile, the remaining 53% is influenced by other factors. The author also obtained a regression equation that can be used to predict the Customer Satisfaction variable through the Service Quality variable, namely Y' = 29.656 + 0.710.