Fatih, Mhd. Zidan Aris
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah sebagai Alternatif Produk Lilin Aromaterapi dalam Upaya Mengurangi Pencemaran Lingkungan Harefa, Meilinda Suriani; Fatih, Mhd. Zidan Aris; Saragih, Cahyani Oktavia; Pangaribuan, David Perdinan; Sari, Anggun Citra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak jelantah merupakan salah satu faktor yang menyebabkan pencemaran pada air dan tanah yang sering kali diabaikan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kemungkinan penggunaan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sebagai pilihan produk yang lebih ramah lingkungan. Metode yang dipakai adalah deskriptif kualitatif, yang dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan pengumpulan dokumentasi dari para pedagang rumah makan dan pedagang kaki lima di Desa Medan Estate. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa: (1) pemahaman pedagang tentang bahaya dari pembuangan minyak jelantah masih sangat rendah. (2) banyak dari mereka yang belum menyadari bahwa minyak bekas bisa diolah menjadi produk dengan nilai ekonomi. Melalui metode pemurnian sederhana serta pencampuran dengan lilin dan minyak esensial, minyak jelantah berhasil diubah menjadi lilin aromaterapi yang memiliki aroma dan daya bakar yang baik. Inovasi ini berpotensi untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat di sekitar.
Analisis Peran Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Dampak Pernikahan Usia Dini Di Sumatera Utara Try, Daniel; Fatih, Mhd. Zidan Aris; Lumbantobing, Rely Noviyanti
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 10 No 2 (2025): Politikom Indonesiana
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v10i2.13374

Abstract

This study critically examines the institutional role of local governments in enhancing public awareness of the multidimensional consequences of early marriage in North Sumatra. Drawing on secondary data from Statistics Indonesia and an extensive review of empirical and normative literature, the research analyses governmental interventions within the frameworks of child-protection policy. The findings reveal that while local governments have initiated the establishment of a preventive ecosystem, implementation remains constrained by cultural resistance, social inequities, limited fiscal capacity, and insufficient interinstitutional coordination. The analysis underscores that the effectiveness of reducing early-marriage prevalence is not solely contingent upon regulatory availability, but rather on governance consistency, cross-sectoral synergy, and the degree to which protective norms are internalized at family and community levels. Consequently, this study positions the prevention of early marriage as a strategic developmental agenda requiring a holistic, evidence-driven, and socially embedded approach to ensure the fulfilment of adolescents’ fundamental rights. Keywords: Government, Marriage, Early Age