Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ontologi Dan Epistemologi Pendidikan Agama Islam Dalam Menghadapi Hoaks Dan Krisis Literasi Digital Nurhavsyakh, Rima; Ramadhon, Putri; Herliani, Dwi; Puspika Sari, Herlini
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v2i2.396

Abstract

Di era digital, arus informasi yang cepat telah memicu krisis literasi digital yang ditandai dengan maraknya penyebaran hoaks dan misinformasi. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam memperkuat kesadaran kritis peserta didik melalui landasan ontologis dan epistemologis yang berakar pada filsafat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana ontologi dan epistemologi pendidikan Islam dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran literasi digital guna menangkal hoaks dan meningkatkan kompetensi epistemik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan yang menelaah literatur otoritatif dari jurnal, buku, dan sumber digital terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ontologi PAI memandang manusia sebagai makhluk rasional dan bertanggung jawab yang aktif membangun pengetahuan dalam realitas fisik maupun digital, sementara epistemologi menekankan pentingnya verifikasi (tabayyun), validasi etis, serta pencarian kebenaran berdasarkan wahyu dan akal. Integrasi nilai-nilai ini dalam pembelajaran PAI melalui problem-based learning, latihan cek fakta, dan diskusi etika digital terbukti meningkatkan literasi kritis dan kesadaran moral siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan nilai ontologis dan epistemologis Islam dalam pendidikan menjadi kunci untuk membentuk peserta didik yang literat digital, beretika, dan kritis dalam menghadapi misinformasi di era post-truth
Konsep Dasar Isu Aktual dalam Pendidikan Islam: Antara Tantangan dan Peluang Nurhavsyakh, Rima; Wulandari, Cici; Aditya; Puspika Sari, Herlini
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5258

Abstract

Pendidikan Islam di era kontemporer berada dalam tekanan perubahan sosial‑budaya, perkembangan teknologi, dan dinamika global, yang melahirkan sejumlah isu aktual yang berdampak nyata terhadap praktik pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengklarifikasi konsep dasar “isu aktual” dalam Pendidikan Islam sekaligus menganalisis bagaimana konsep tersebut menjadi landasan pemahaman terhadap tantangan dan peluang pendidikan Islam di era modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research, mengkaji berbagai literatur seperti buku, artikel jurnal, kebijakan, dan karya ilmiah relevan melalui analisis deskriptif‑analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa “isu aktual” merupakan konstruksi sosial yang berkaitan langsung dengan kebutuhan zaman, mencakup disrupsi teknologi, kesenjangan literasi digital, relevansi kurikulum, serta krisis moral dan radikalisme beragama. Pendidikan Islam perlu merespons hal ini melalui inovasi kurikulum yang integratif, peningkatan kompetensi pendidik, serta penguatan nilai moderat, toleran, dan rahmatan lil‑‘alamin. Dengan demikian, pendidikan Islam diarahkan pada model pembelajaran adaptif yang mampu memadukan kompetensi abad ke‑21 dengan konsistensi nilai ajaran Islam.