Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemaknaan Lirik Lagu Tarot karya .Feast oleh Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Adrian Dually Ar Rasyid
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v2i4.220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menafsirkan lirik lagu Tarot karya .Feast serta faktor-faktor yang memengaruhi proses konstruksi maknanya. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan desain Explanatory Sequential, diawali pengumpulan data kuantitatif melalui skala Likert kemudian dilanjutkan dengan data kualitatif berupa jawaban terbuka. Sebanyak 16 responden berpartisipasi melalui instrumen Google Form. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis dengan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden tidak menempatkan tema asmara sebagai makna utama dalam lirik Tarot. Sebaliknya, unsur takdir/ramalan, refleksi diri, serta pesan kebebasan memilih hidup menjadi makna yang paling dominan ditangkap. Responden juga menilai lirik bersifat puitis dan cenderung ambigu, sehingga memungkinkan banyak interpretasi. Keterhubungan emosional dengan lirik tidak muncul secara kuat, dan sebagian besar responden menafsirkan lagu melalui pendekatan tekstual daripada pengalaman pribadi. Temuan dari data kualitatif memperlihatkan bahwa interpretasi dapat dipengaruhi oleh refleksi diri, pengalaman emosional, maupun paparan media sosial. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa lirik Tarot merupakan teks polisemi yang memunculkan keragaman makna, dan pemaknaan pendengar dibentuk oleh kombinasi simbol lirik, konteks sosial, serta kecenderungan interpretatif individu.
Bentuk Campur Kode dalam Video Pidato Wakil Presiden Gibran Rakabuming pada Kanal YouTube KOMPASTV Husnu Amalia; Zaskiya Silfina Khafsah; Adrian Dually Ar Rasyid; Naufal Naufal; Rizka Rizka
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Komunikasi Vol. 2 No. 3 (2026): Agustus: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Komunikasi
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jkaipbaku.v1i4.184

Abstract

This study aims to identify the forms of code-mixing present in the speech videos of Vice President Gibran Rakabuming, with the KOMPASTV YouTube channel serving as the data source. This phenomenon is interesting to examine because the use of code-mixing by state officials can influence public perceptions of the use of Indonesian in formal contexts, particularly in official speeches. The study employs a descriptive qualitative approach, using the observation and note method as the data collection technique. Data analysis was conducted through several stages, namely observing, noting, and then presenting as well as describing the forms of code-switching in Vice President Gibran Rakabuming’s speech videos. The results show that the type of code-mixing that occurs is outer code-mixing, characterized by the insertion of English vocabulary. The first video contained 9 instances of code-mixing, the second video 5 instances, the third video 4 instances, the fourth video 15 instances, and the fifth video 9 instances. These findings indicate that code-mixing is a phenomenon within the field of sociolinguistics and is commonly found among bilingual and multilingual communities.