Fakhriya Kemal, Anurra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EMOSI SEHAT, HIDUP BAHAGIA: MINDFULNESS UNTUK REGULASI EMOSI PADA MAHASISWA Arief Abdillah, Anang; Syawaliah Putri, Ayu; Rizkiah, Rizkiah; Amalia, Nadiya; Fakhriya Kemal, Anurra; Virly Wirasasti, Shafina; Nurul Ramadhani, Cici
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i3.7613

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of mindfulness based on deep breathing techniques in improving emotional regulation abilities among university students who often face academic and social pressures. A total of 12 students in Samarinda were divided into two groups: experimental and control. The experimental group underwent a mindfulness training based on deep breathing for five consecutive days, with each session lasting 30 minutes. The study employed a pretest-posttest control group design, using the Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) as the instrument. Statistical analysis showed a significant improvement in emotional regulation in the experimental group before and after the intervention (t = -3.824, p = 0.012). Additionally, the experimental group showed a significant difference compared to the control group (t = -2.398, p = 0.037), with a mean difference of -8.333. These findings confirm that mindfulness training based on deep breathing is effective in enhancing emotional regulation in students, and can help them manage academic and social pressures more adaptively ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas mindfulness berbasis deep breathing dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi mahasiswa yang sering menghadapi tekanan akademik dan sosial. Sebanyak 12 mahasiswa di Samarinda dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen mengikuti pelatihan mindfulness berbasis deep breathing selama lima hari berturut-turut, dengan durasi setiap sesi 30 menit. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design, dengan menggunakan instrumen Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Hasil analisis statistik menunjukkan peningkatan signifikan dalam regulasi emosi pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah intervensi (t = -3.824, p = 0.012). Selain itu, kelompok eksperimen menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan kelompok kontrol (t = -2.398, p = 0.037), dengan selisih rata-rata skor sebesar -8.333. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan mindfulness berbasis deep breathing efektif dalam meningkatkan regulasi emosi mahasiswa, serta dapat membantu mereka mengelola tekanan akademik dan sosial dengan lebih adaptif.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PERILAKU AGRESI VERBAL PADA REMAJA YANG MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL DI KOTA BONTANG Fakhriya Kemal, Anurra; Wahyuni, Ridha
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i3.7718

Abstract

Verbal aggression among adolescents on social media is a growing concern, as social media serves as a key platform for interaction and self-expression. One factor influencing this behavior is emotional intelligence. However, empirical evidence on the effect of emotional intelligence on verbal aggression among adolescent social media users in non-metropolitan areas, such as Bontang City, remains limited. This study aims to examine the effect of emotional intelligence on verbal aggression among adolescents in Bontang. A sample of 100 adolescents was selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert scale and analyzed using simple linear regression (SPSS 24.0). The results indicate that emotional intelligence significantly influences verbal aggression (p = 0.001; R² = 0.106). These findings highlight the importance of emotional intelligence in reducing verbal aggression. Therefore, enhancing emotional intelligence through character education and digital literacy can be an effective strategy to reduce verbal aggression among adolescents, particularly in developing regions.   ABSTRAK Perilaku agresi verbal pada remaja di media sosial menjadi perhatian utama, karena media sosial kini berperan sebagai platform interaksi dan ekspresi diri. Salah satu faktor yang memengaruhi perilaku ini adalah kecerdasan emosional. Namun, masih sedikit bukti empiris mengenai pengaruh kecerdasan emosional terhadap agresi verbal pada remaja pengguna media sosial di daerah non-metropolitan seperti Kota Bontang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional terhadap perilaku agresi verbal pada remaja di Kota Bontang. Sampel terdiri dari 100 remaja yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana (SPSS 24.0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap perilaku agresi verbal (p = 0.001; R² = 0.106). Temuan ini mengindikasikan bahwa kecerdasan emosional berperan penting dalam mengurangi perilaku agresi verbal. Oleh karena itu, peningkatan kecerdasan emosional melalui pendidikan karakter dan literasi digital dapat menjadi solusi efektif untuk menekan perilaku agresi verbal pada remaja, terutama di wilayah berkembang.