Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI PELAKSANAAN PEMELIHARAAN TERHADAP KEANDALAN BANGUNAN GEDUNG RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA (Studi Kasus di Rumah Susun Sederhana Sewa Pulogebang) Ramadhan, Jatiaryo Sidiq; Amron, Moch; Bachtiar, Gina
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.887 KB) | DOI: 10.21009/JPTV.2.2.2

Abstract

Abstrak: Evaluasi Pelaksanaan Pemeliharaan Terhadap Keandalan Bangunan Gedung Rumah Susun Sederhana Sewa (Studi Kasus di Rumah Susun Sederhana Sewa Pulogebang), Rumah susun sederhana sewa Pulogebang adalah salah satu Rusunawa milik Pemerintah DKI Jakarta. Rusunawa Pulogebang yang telah dibangun 2007 dan dihuni sejak tahun 2013 sudah tidak dalam kondisi baik dan kurang terawat. Sesuai dengan amanat PP 36 tahun 2005, maka Rusunawa sebagai bangunan publik harus memenuhi sertifikat laik fungsi (SLF). Tujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi pelaksanaan pemeliharaan terhadap keandalan bangunan Rusunawa dan untuk membuat kegiatan pemeliharaan dan kegiatan perbaikan gedung Rusunawa. Pendekatan strategi sekuensial dengan metode penelitian campuran digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan menggunakan pendekatan model Goal Oriented Evaluation. Obyek yang menjadi studi kasus adalah gedung Blok A dan Blok B pada Rusunawa Pulogebang. Data yang dibutuhkan adalah data primer dan data sekunder. Metode penarikan sampel yang digunakan bersifat purposif sampling yaitu dengan memilih informan yang mengetahui dan dapat dipercaya untuk menjadi sumber data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dokumentasi foto dan kuesioner. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan persentase. Penurunan kualitas hunian telah terjadi di Rusunawa Pulogebang bangunan Blok A (87,57%) dan bangunan Blok B (87,95%) diakibatkan rusaknya konstruksi bangunan dan kurang layaknya hunian yang ditempati. Hasil evaluasi pelaksanaan pemeliharaan Rusunawa Pulogebang menunjukkan bahwa nilai pelaksanaan pemeliharaan termasuk baik (65,9%). Rusunawa Pulogebang memiliki 72,8% kegiatan pemeliharaan yang sesuai. Berdasar evaluasi, telah berhasil disusun kegiatan pemeliharaan baru dan kegiatan pemeliharaan & perbaikan terhadap komponen keandalan bangunan Rusunawa Pulogebang. Penelitian ini dapat digunakan dalam pendidikan vokasi khususnya pada konsentrasi teknik sipil.
Governing Risk for Project Performance: A Mechanism ‎Based Systematic Review of Cost Overruns and Schedule ‎Delays in Construction Ramadhan, Jatiaryo Sidiq; Irawan, Agustinus Purna; Taba, Muhammad Idrus
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 7 No. 1 (2026): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (March-April 2
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v7i1.6273

Abstract

Cost overruns and schedule delays continue to challenge construction projects worldwide, ‎yet existing research has predominantly focused on identifying risk factors rather than ‎explaining how those risks translate into performance outcomes. This study adopts a ‎mechanism-oriented perspective to examine the managerial and governance systems that ‎mediate the relationship between project risk exposure and cost and schedule performance. ‎A Systematic Literature Review (SLR) was conducted and integrated with bibliometric ‎keyword co-occurrence analysis using VOSviewer to synthesize and map the intellectual ‎structure of the field. Fourteen studies meeting mechanism-based inclusion criteria were ‎analyzed. The results indicate that project performance deterioration is not a direct ‎consequence of risk occurrence alone, but is shaped by interacting governance mechanisms. ‎Risk management emerges as the central coordinating system, financial governance ‎functions as a stabilizing buffer that supports operational continuity, and project control ‎systems serve as the execution-level interface translating governance strategies into ‎performance monitoring and corrective action. Bibliometric mapping further reveals a shift ‎in the literature from problem-oriented discussions of cost overruns toward ‎governance-based performance regulation. These findings support a mechanism-based ‎understanding of construction project performance, where cost and schedule outcomes are ‎governance-dependent rather than purely risk-driven. Methodologically, the study ‎demonstrates the value of combining systematic review rigor with bibliometric mapping to ‎uncover structural knowledge patterns. Practically, the results highlight the importance of ‎strengthening integrated governance systems—not only improving risk identification—to ‎enhance construction project performance.‎