Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN DAYA DUKUNG LAHAN BERDASARKAN RENCANA POLA RUANG RTRW 2012 – 2032 KOTA TANGERANG Imani, Azzahra Yaomil; Endrawati Fatimah; Marselinus Nirwan Luru
Jurnal Lingkungan dan Kota VOLUME 5, NUMBER 2, NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/bhuwana.v5i2.24280

Abstract

Kota Tangerang memiliki posisi yang strategis sebagai kota penyangga yang menyebabkan terjadinya pertumbuhan penduduk, sehingga membuat Kota Tangerang menjadi pusat investasi. Akibatnya, terjadi perluasan kawasan permukiman dari 7.712 hektar (2021) menjadi 7.953 hektar (2024), yang telah melampaui rencana RTRW tahun 2012–2032 yaitu 7.453 hektar yang menandakan terjadinya oversupply kawasan perumukiman. Peningkatan kawasan permukiman sebagai lahan terbangun berdampak pada penurunan lahan non terbangun, yang sebetulnya memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dari padatnya aktivitas kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung lahan Kota Tangerang pada tahun 2032  berdasarkan RTRW. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif, yaitu dengan menganalisis daya dukung lahan melalui perbandingan antara ketersediaan lahan berdasarkan RTRW dan kebutuhan lahan yang dihitung dari proyeksi jumlah penduduk tahun 2032. Hasil menunjukkan bahwa pada tahun 2032, kebutuhan lahan untuk permukiman dan kegiatan ekonomi masih dapat terpenuhi, namun kebutuhan ruang terbuka tidak terpenuhi. Kondisi ini menunjukkan bahwa perencanaan ruang untuk lahan non terbangun belum sepenuhnya mengutamakan aspek keberlanjutan lingkungan yang berisiko menurunkan kualitas lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa daya dukung lahan di Kota Tangerang diproyeksikan akan terlampaui pada tahun 2032 akibat ketidakseimbangan antara lahan terbangun dan non terbangun.
MENGIDENTIFIKASI POTENSI DAN MASALAH PADA KARAKTERISTIK FUNGSI KAWASAN TOD MRT FATMAWATI Taki, Herika Muhamad; Aulia, Anggia Putri; Imani, Azzahra Yaomil
JURNAL REKAYASA Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DKI Jakarta merupakan Ibu Kota Negara yang menjadi pusat wilayah dan tergabung dalam suatu wilayah metropolitan berskala besar. Mobilitas yang tinggi juga kerap kali menimbulkan permasalahan baru bagi lingkungan. Adanya MRT Jakarta bertujuan memberikan pedoman untuk mewujudkan lingkungan kota yang berorientasi pada manusia sebagai pengguna dan/atau kepentingan umum, dengan penekanan pada aspek kualitas fungsional, kualitas visual serta kualitas lingkungan. Permasalahannya adalah keterbatasan dan kesiapan lahan untuk pembangunan. Konsolidasi lahan diperlukan sebagai modal awal perbaikan infrastruktur dan penataan kondisi lahan dalam rangka antisipasi terhadap adanya rencana pengembangan hunian vertikal dan peningkatan intensitas/pemadatan lahan di sekitar titik transit di sepanjang koridor MRT, terutama pada area lapis (layer) kedua yang umumnya terbentuk dari kawasan permukiman berkepadatan rendah. Kawasan MRT Fatmawati ini menjadi kawasan transit yang nantinya dapat dilakukan pengembangan kawasan transit terpadu (TOD) oleh karena kemudahan akses menuju kawasan ini di kala padatnya lalu lintas pada hari weekdays terutama pada jam pulang kerja karyawan.