Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Terapi Pilihan Pada Pasien Demensia dengan Pathological Crying : Evidence Based Case Report Ningrum, Ika Agitra; Herdaetha, Adriesti; Seno, Budhi Hami; Muljanto, Rahaju Budhi
Bima Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2025): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v7i1.1760

Abstract

Latar Belakang: Demensia adalah sindrom dengan penurunan fungsi kognitif, termasuk memori, pemahaman, berpikir, perhitungan, orientasi, bahasa, dan penilaian, yang sangat memengaruhi fungsi sehari-hari. Terapi non-farmakologis seperti akupunktur terbukti efektif dalam meningkatkan daya ingat dan kognisi. Penelitian, seri kasus, dan laporan kasus mendukung efektivitas, tolerabilitas, dan keamanan SSRI dalam menangani pathological laughing and crying.Tujuan: Menentukan terapi pilihan pada pasien demensia dengan pathological crying. Metode: Penelusuran dilakukan di PubMed, Cochrane, Springer, Trip Database, dan Science Direct dengan kata kunci Optional Therapy AND Dementia, Dementia AND Acupuncture, Dementia AND Pathological Crying. Penyaringan meliputi terbitan 10 tahun terakhir, penelitian pada manusia, tinjauan sistematis, meta-analisis, uji klinis acak, bahasa Inggris, dan artikel lebih dari 10 tahun. Hasil: Akupunktur menunjukkan manfaat potensial jika dikombinasikan dengan SSRI pada pasien demensia dengan pathological crying. Data statistik menunjukkan p-value ≤ 0,05%, menunjukkan keefektifannya sebagai terapi komplementer dan alternatif yang dapat diterapkan secara bertahap dalam pengobatan demensia klinis. Simpulan: Akupunktur direkomendasikan sebagai terapi pilihan pada pasien demensia dengan pathological crying. Terapi SSRI, seperti fluoxetine (20 mg), sertraline (50 mg), dan citalopram (10–20 mg), terbukti efektif menangani pathological crying pada demensia.
THE EFFECT OF GUIDED IMAGERY THERAPY ON THE LEVEL OF DEPRESSION IN PATIENTS WITH CHRONIC OBSTRUCTIVE LUNG DISEASE Ningrum, Ika Agitra; Seno, Budhi Hami; Muljanto, Rahaju Budhi
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 8 No 4 (2025): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic obstructive pulmonary disease (COPD) is a disease that can lead to morbidity and mortality worldwide. This experimental study aimed to evaluate the effectiveness of guided imagery interventions in COPD patients treated in the Pulmonology Unit of Sebelas Maret University Teaching Hospital, Surakarta. An analytical experimental design with a randomized controlled trial (pre and post test) approach was used. Paired T-test results showed that the intervention group had a p-value < 0.001, indicating a significant change in the Hamilton Depression Rating Scale (HRDS) scores, while the control group had a p-value of 0.578, showing no significant change. It can be concluded that guided imagery effectively decreased HRDS scores in the intervention group compared to the control group; in other words, guided imagery decreased depression levels among COPD patients. Keywords: COPD, guided imagery, HRDS DOI : 10.35990/mk.v8n4.p344-354