Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RESISTENSI PEREMPUAN TERHADAP POLIGAMIKajian Gender atas Dinamika Sosial dan Hukum Islam: Resistensi Perempuan terhadap Poligami: Kajian Gender atas Dinamika Sosial dan Hukum Islam Hariani, Desma; Hariani, Disma; Habi , Nuraida Fitri; Maksum , Ghufron; Shafrizal , Budi; Farna , Afin
al Hairy | Journal of Islamic Law Vol. 1 No. 1 (2025): al Hairy
Publisher : Yapilin Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64344/hry.v1i1.11

Abstract

Praktik poligami dalam masyarakat Muslim kerap menjadi medan tarik-menarik antara norma hukum Islam, budaya lokal, dan kesadaran gender modern. Artikel ini membahas resistensi perempuan terhadap poligami dengan pendekatan kajian gender serta analisis terhadap dinamika sosial dan hukum Islam. Pokok permasalahan yang diangkat adalah bagaimana perempuan merespons poligami dalam konteks sosial kontemporer, serta sejauh mana hukum Islam memberikan ruang keadilan bagi perempuan dalam praktik tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bentuk-bentuk resistensi perempuan, faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta mengevaluasi relevansi prinsip keadilan dalam poligami menurut perspektif gender. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi pustaka (library research), dengan menganalisis sumber-sumber primer seperti kitab fikih, tafsir, dan dokumen hukum Islam, serta sumber sekunder dari kajian gender kontemporer. Temuan menunjukkan bahwa resistensi perempuan terhadap poligami tidak hanya berakar pada pengalaman ketidakadilan emosional dan ekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh meningkatnya kesadaran hak-hak gender dalam Islam. Sementara itu, beberapa penafsiran hukum Islam klasik dianggap belum sepenuhnya responsif terhadap prinsip keadilan substantif bagi perempuan. Kesimpulannya, resistensi perempuan terhadap poligami merupakan bagian dari dinamika sosial yang mendorong reinterpretasi ajaran Islam dalam rangka mewujudkan keadilan gender yang lebih proporsional di era modern.
Kontestasi Hukum Islam dan Negara dalam Perda Bernuansa Syariah di Kota Tasikmalaya Aziz, Abdul; Mutakin, Ali; Nugraha, Iqbal Subhan; Maksum , Ghufron; Aminudin, Sugeng
Tasyri' : Journal of Islamic Law Vol. 4 No. 2 (2025): Tasyri'
Publisher : STAINI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53038/tsyr.v4i2.375

Abstract

The implementation of the Regional Regulation with sharia nuances in the city of Tasikmalaya often causes polemics related to the relationship between religious norms and the principle of the state of law that upholds diversity. This study aims to analyze the form, motive, and impact of the Sharia Nuanced Regional Regulation in Tasikmalaya City in the framework of the contestation between Islamic law and the state. The method used is qualitative with a socio-legal approach, through field studies and document analysis, as well as interviews with key legislative actors and religious organizations. The results of the study show that the Regional Regulation reflects more transactional political strategies between local elites and religious groups, rather than purely the normative aspirations of the community. Its application tends to be symbolic and does not have a significant impact on improving the quality of life of the community at large. The implications of these findings underscore the importance of evaluating local legislation to be in line with the principles of non-discrimination, substantive democracy, and the protection of the civil rights of all citizens without exception.