Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Inklusif dan Teknologi Asistif: Optimalisasi Media Digital untuk Siswa Berkebutuhan Khusus Ardi, Suratman; Hilmi, Izzatul
MANDALA WIDYA: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): MANDALA WIDYA: Jurnal Ilmu Pendidikan, November 2025
Publisher : CV. Global Cendekia Inti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/mandalawidya.v1i2.95

Abstract

Inclusive education embodies the principles of social justice by ensuring that all pupils, including those with special educational needs, are provided with equitable access to meaningful learning opportunities. In the contemporary digital era, the strategic use of assistive technologies and digital media has become increasingly vital for cultivating learning environments that are not only inclusive but also adaptive and capable of supporting pupils’ independence. These technologies offer tools that can accommodate diverse learning profiles, reduce barriers to participation, and enhance pupils’ confidence in engaging with curricular content. This study seeks to examine the integration of assistive technologies and digital media in facilitating learning for pupils with special educational needs. Employing a systematic literature review, the research synthesises empirical findings from a range of studies that investigate how technology is utilised within inclusive educational settings. The review demonstrates that the thoughtful implementation of digital and assistive technologies can significantly improve accessibility, increase motivation, foster autonomy, and strengthen social interaction among pupils. Furthermore, the findings highlight that the successful adoption of such technologies requires cohesive collaboration among teachers, technology developers, school administrators, and policymakers. This collaborative approach is essential to ensure both the effectiveness and the long-term sustainability of assistive technology initiatives in inclusive education systems.
Pengembangan Instrumen Evaluasi Literasi Membaca untuk Siswa Sekolah Dasar Berbasis Konteks Budaya NTB Gazali, Munawir; Ningsih, Dewi Puspita; Ardi, Suratman
Multidisciplinary Research Journal Vol. 1 No. 2: Multidisciplinary Research Journal, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/murej.v1i2.157

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen evaluasi literasi membaca untuk siswa sekolah dasar yang berbasis konteks budaya Nusa Tenggara Barat (NTB) dan menguji validitas serta reliabilitas instrumen tersebut. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya capaian literasi membaca siswa SD di Indonesia berdasarkan asesmen nasional dan studi internasional, serta keterbatasan instrumen literasi yang ada, seperti EGRA, yang belum responsif terhadap konteks budaya lokal. Penelitian ini juga mempertimbangkan keberagaman budaya Sasak, Samawa, dan Mbojo, sehingga membutuhkan instrumen yang kontekstual dan sensitif budaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan R&D multimetode, meliputi eksplorasi budaya, pengembangan butir soal, validasi ahli, uji coba terbatas, dan uji coba luas. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3–5 dari tiga kabupaten/kota di NTB, serta guru, ahli budaya, dan akademisi literasi sebagai informan kualitatif. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara mendalam, FGD budaya lokal, dokumentasi budaya, penyusunan teks bacaan lokal, uji pembacaan lisan, dan penerapan lembar tes literasi. Analisis data dilakukan melalui validitas isi oleh pakar, analisis validitas konstruk menggunakan CFA, reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha, dan uji sensitivitas budaya berbasis perbandingan regional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan valid secara isi dan konstruk (CVI tinggi; model fit terpenuhi), serta reliabel pada seluruh subskala literasi, termasuk pemahaman literal, inferensial, kritis, dan literasi visual. Integrasi nilai dan narasi budaya NTB, seperti Presean, beleq, bau nyale, tenun, dan nilai gotong royong, terbukti meningkatkan relevansi instrumen, keterlibatan siswa, dan motivasi membaca. Instrumen ini juga mudah digunakan oleh guru dan dapat diaplikasikan pada asesmen awal maupun kelas menengah. Kesimpulannya, instrumen literasi membaca berbasis budaya NTB berhasil dikembangkan, terbukti valid, reliabel, dan responsif budaya, sehingga dapat menjadi model pengembangan asesmen literasi berbasis konteks lokal. Rekomendasi penelitian meliputi pemanfaatan instrumen oleh sekolah dan dinas pendidikan NTB, pengembangan versi digital, adaptasi bahasa daerah, serta diseminasi sebagai referensi pengembangan asesmen nasional berbasis budaya lokal.